Mabes TNI Perkuat Edukasi Pencegahan Karhutla di Rohul

  • 07 Sep 2026 18:24 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Rokan Hulu - Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus diperkuat melalui kolaborasi TNI, Polri, pemerintah, perusahaan dan masyarakat. Edukasi kepada masyarakat dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api sejak dini.

Penguatan sinergi tersebut dilakukan melalui Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla oleh Tim Mabes TNI di Gedung Serba Guna Desa Batas, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Senin 7 September 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut diikuti sekitar 150 peserta. Mereka berasal dari unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, instansi terkait, perusahaan, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Tim penyuluhan dipimpin Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Wilayah Kabupaten Rokan Hulu Brigjen TNI Andi Tiawardi yang diwakili Kolonel AU Supriadi. Hadir pula Kolonel Laut Cokorda, Letkol Laut Heri dan Mayor Arm Nanda Supriatna.

Dari unsur wilayah, kegiatan dihadiri perwakilan Dandim 0313/KPR, Danramil 11/Tambusai Kapten Inf Anapison, Camat Tambusai Muammer Ghadafi, Kapolsek Tambusai AKP Jon Heri, unsur pemerintah desa, instansi terkait, perwakilan perusahaan, tokoh masyarakat dan komponen masyarakat lainnya.

Materi penyuluhan berfokus pada langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Danramil 11/Tambusai Kapten Inf Anapison mengatakan, pencegahan Karhutla tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat keamanan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat, pemerintah dan perusahaan menjadi kunci dalam mencegah kebakaran meluas.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tugas TNI dan Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, masyarakat, pemerintah, perusahaan dan seluruh pihak harus bersinergi dalam melakukan pencegahan,” ujar Anapison.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kita mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila menemukan adanya titik api atau potensi terjadinya kebakaran, segera laporkan kepada pihak terkait sehingga dapat dilakukan penanganan dengan cepat,” katanya.

Anapison berharap kepedulian dan kerja sama lintas sektor dapat terus diperkuat sehingga ancaman Karhutla di Kecamatan Tambusai dapat diminimalkan.

“Dengan adanya kerja sama dan kepedulian semua pihak, kita berharap wilayah Kecamatan Tambusai tetap aman dari ancaman Karhutla,” tambahnya.

Selain penyuluhan, Tim Mabes TNI juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut terdiri dari 45 karung beras masing-masing lima kilogram, 45 bungkus minyak goreng masing-masing satu liter, serta 45 kilogram gula dalam kemasan satu kilogram.

Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah antara Tim Penyuluhan dengan unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, perwakilan perusahaan serta masyarakat Kecamatan Tambusai.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi berlanjut dalam pengawasan dan pencegahan di lapangan sehingga potensi Karhutla dapat ditangani sedini mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....