Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat
- 07 Sep 2026 10:40 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kualitas udara di Kota Pekanbaru masih berada pada level tidak sehat pada Senin pagi, 7 September 2026. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat mencapai 119,3 mikrogram per meter kubik pada pukul 09.00 WIB.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir Prayuna, mengatakan kondisi tersebut masih bertahan hingga satu jam setelah pemantauan dilakukan. Masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi udara, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
"Pantauan terupdate sampai pukul 09.00 WIB pagi ini masih dalam kategori tidak sehat," kata Yasir Prayuna.
Kondisi ini terjadi di tengah masih tingginya aktivitas kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Riau. Meskipun jumlah hotspot mengalami penurunan, asap dari karhutla masih berdampak terhadap kualitas udara di Pekanbaru. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 176 hotspot di Riau, turun dari 292 titik pada hari sebelumnya.
Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 69 titik. Selanjutnya Bengkalis 26 titik, Indragiri Hilir 21 titik, Dumai 20 titik, Pelalawan dan Siak masing-masing 12 titik, Kepulauan Meranti delapan titik, Kuantan Singingi empat titik, serta Rokan Hilir dan Rokan Hulu masing-masing dua titik.
Buruknya kualitas udara juga berdampak pada aktivitas belajar mengajar. Pemerintah Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ bagi peserta didik PAUD/TK, SD hingga SMP selama dua hari, yakni Senin dan Selasa, 7-8 September 2026. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan peserta didik.
"Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Daring kembali dilaksanakan selama dua hari tanggal 7-8 September 2026," ujar Abdul Jamal.
Jika kondisi udara membaik, pembelajaran tatap muka akan kembali digelar pada Rabu, 9 September 2026. Namun, siswa diwajibkan menggunakan masker selama mengikuti kegiatan di sekolah. "Apabila kondisi udara membaik pada Rabu 9 September 2026, maka seluruh siswa dapat kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka dan diwajibkan menggunakan masker," katanya.
Sementara itu, BMKG masih memprakirakan adanya peluang hujan ringan di sejumlah wilayah Riau pada siang hingga sore hari. Hujan berpotensi terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Pelalawan, Siak dan Kepulauan Meranti. Secara umum, cuaca Riau didominasi kondisi udara kabur hingga berawan dengan suhu 23 hingga 34 derajat Celsius dan kelembapan 50 hingga 95 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....