Hujan Redakan Karhutla, BPBD Pekanbaru Tetap Waspadai Titik Rawan
- 02 Sep 2026 11:23 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru masih meningkatkan pemantauan terhadap kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran lahan. Meski saat ini tidak ada titik api yang terdeteksi, pengawasan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kebakaran baru.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, luas lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru tercatat mencapai 93,8 hektare. Kondisi cuaca panas dan kering menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan.
Plt Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk, mengatakan kondisi titik api saat ini sudah nihil. Namun, masyarakat dan petugas tetap perlu meningkatkan kewaspadaan karena kondisi kemarau masih berpotensi berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.
"Untuk titik api saat ini sudah tidak ada. Untuk ke depannya tetap kita mesti mewaspadai," kata Martin, Rabu 2 September 2026.
Martin menyebut fenomena El Nino dan kondisi kemarau panjang diperkirakan masih berlangsung hingga penghujung 2026. Situasi tersebut membuat potensi kebakaran lahan tetap perlu diantisipasi, khususnya di wilayah yang memiliki lahan mudah terbakar.
Di sisi lain, hujan yang turun dalam dua hari terakhir turut membantu mengendalikan kebakaran lahan. Curah hujan tersebut membantu proses pemadaman sekaligus mengurangi kondisi kering di sejumlah kawasan.
"Hujan selama dua hari ini membantu upaya pemadaman lahan terbakar," ujarnya.
Martin mengungkapkan, terdapat empat kejadian kebakaran lahan pada pekan sebelumnya. Lokasinya berada di Jalan Rawa Bening, Kecamatan Tuah Madani, kawasan sekitar SMAN 17 Pekanbaru di Kecamatan Payung Sekaki, Jalan Sidorukun Ujung, serta Jalan Rawa Indah yang juga berada di Kecamatan Payung Sekaki.
Dari sejumlah lokasi tersebut, Kecamatan Payung Sekaki menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian BPBD karena cukup sering mengalami kejadian kebakaran lahan. Pemantauan juga diperkuat di wilayah lain yang memiliki potensi serupa.
Selain Payung Sekaki, BPBD mencatat Kecamatan Rumbai dan Tenayan Raya sebagai kawasan yang masuk dalam pemetaan daerah rawan kebakaran lahan.
"Untuk wilayah rawan kebakaran lahan itu ada di Kecamatan Payung Sekaki, Rumbai, dan Tenayan Raya," pungkas Martin.
BPBD Pekanbaru akan terus melakukan pemantauan meskipun kondisi titik api saat ini sudah mencapai nol. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah kebakaran kembali terjadi, terutama selama potensi kemarau panjang masih berlangsung hingga akhir tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....