Hujan Berpeluang Guyur Sejumlah Wilayah Riau, Ratusan Hotspot Masih Terdeteksi
- 30 Agt 2026 10:18 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Sejumlah daerah di Riau masih berpotensi diguyur hujan pada Minggu 30 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memperkirakan hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang pada pagi serta kembali berpeluang terjadi mulai sore hingga malam hari.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan hujan pagi diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah. Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Pelalawan menjadi daerah yang berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.
“Pagi hari, udara kabur hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Pelalawan,” kata Elisa.
Memasuki sore hingga malam, peluang hujan masih terbuka di lebih banyak wilayah. Hujan ringan yang bersifat lokal diprediksi terjadi di Bengkalis, Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir hingga Dumai. Sementara pada siang dan dini hari, cuaca Riau cenderung berada dalam kondisi udara kabur hingga berawan.
BMKG juga memperkirakan suhu udara Riau berada pada kisaran 23-34 derajat Celsius dengan kelembapan 50-93 persen. Angin diprediksi bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam. Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang relatif aman dengan kisaran 0,5-1,25 meter atau masuk kategori rendah.
Di sisi lain, potensi hujan tersebut hadir ketika aktivitas titik panas masih cukup tinggi di Riau. Berdasarkan pemantauan hingga Sabtu 29 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB, tercatat sebanyak 264 hotspot tersebar di 11 kabupaten/kota. Indragiri Hilir menjadi daerah dengan hotspot terbanyak, yakni 88 titik, diikuti Pelalawan 80 titik dan Indragiri Hulu 41 titik. Hotspot lainnya terpantau di Bengkalis 14, Siak 13, Kuantan Singingi 12, Kampar 7, Rokan Hilir 4, Dumai 3, Rokan Hulu 1 dan Kepulauan Meranti 1 titik.
Jumlah tersebut menempatkan Riau sebagai salah satu provinsi dengan hotspot tinggi di Sumatera. Secara keseluruhan, terdeteksi 1.620 hotspot di Pulau Sumatera, dengan Sumatera Selatan menjadi penyumbang terbesar sebanyak 827 titik. BMKG mengimbau masyarakat tetap memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan, terutama di wilayah yang masih memiliki banyak titik panas dan berpotensi mengalami kebakaran hutan serta lahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....