Bapenda Riau Diminta Optimalkan Potensi Pendapatan APBD 2027
- 28 Agt 2026 09:17 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2027 sebesar Rp10 triliun menjadi tantangan bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau untuk meningkatkan pengawasan serta memperkuat pendataan terhadap berbagai sumber penerimaan daerah. Target tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp1,6 triliun dibandingkan APBD 2026 yang berada pada angka Rp8,4 triliun.
DPRD Riau menilai peningkatan target pendapatan tersebut masih realistis untuk diwujudkan. Namun, pencapaiannya bergantung pada keseriusan Pemerintah Provinsi Riau dalam menjalankan seluruh rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan DPRD Riau.
| Baca juga: Pemutihan Denda Pajak Riau Tinggal Lima Hari |
Anggota Komisi III DPRD Riau, Abdullah, menyebut sektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan Pajak Air Permukaan (PAP) masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan penerimaan daerah. Menurutnya, kedua sektor tersebut belum dikelola secara maksimal sehingga perlu dilakukan optimalisasi.
“Jika seluruh rekomendasi Pansus dijalankan dengan baik, target Rp10 triliun sangat mungkin tercapai. Potensi dari PBBKB, Pajak Air Permukaan, hingga pengelolaan aset daerah masih cukup besar untuk dikembangkan,” ujar Abdullah, Kamis 27 Agustus 2026.
Selain sektor pajak, DPRD Riau juga menyoroti keberadaan aset daerah yang belum memberikan manfaat ekonomi secara optimal. Aset yang selama ini kurang produktif perlu ditata dan dikelola agar dapat memberikan tambahan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
DPRD meminta Bapenda Riau bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak hanya menetapkan target pendapatan dalam dokumen perencanaan, tetapi juga memperkuat strategi pemungutan dan penagihan di lapangan.
“Target APBD tidak akan tercapai hanya dengan mencantumkan angka Rp10 triliun dalam perencanaan. Dibutuhkan komitmen dan kerja nyata dari Bapenda serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan pendapatan daerah,” kata Abdullah.
Optimalisasi pendapatan daerah pada 2027 diharapkan mampu memperluas ruang fiskal Provinsi Riau. Dengan peningkatan kapasitas anggaran, pemerintah daerah dapat mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....