Pemprov Riau Salurkan 110 Ribu Masker untuk Hadapi Dampak Asap Karhutla
- 23 Agt 2026 16:00 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan puluhan ribu masker untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Persediaan sekitar 110 ribu masker akan diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami dampak asap cukup signifikan, termasuk Kabupaten Pelalawan.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan persediaan tersebut harus dikelola dengan baik agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan. Pemerintah daerah juga akan memastikan bantuan segera dikirim ke lokasi yang membutuhkan.
“Stok masker kita ada 110 ribu. Sampai November nanti, kita harus cukup stok,” ujar SF Hariyanto, Minggu 23 Agustus 2026.
Mulai Senin 24 Agustus 2026), Pemprov Riau berencana mendistribusikan bantuan kesehatan ke Pelalawan. Selain masker, bantuan yang disiapkan meliputi obat-obatan dan sejumlah kebutuhan kesehatan untuk masyarakat serta personel yang masih berjibaku menangani karhutla.
SF Hariyanto meminta penyaluran dilakukan secara cepat, terutama ke daerah yang kondisi udaranya mulai terdampak asap. Namun, distribusi tetap harus memperhitungkan kebutuhan apabila karhutla dan kabut asap berlangsung hingga beberapa bulan mendatang.
Untuk menambah cadangan, Dinas Kesehatan Riau juga telah mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat. Pengajuan tersebut mendapat respons positif sehingga diharapkan persediaan perlengkapan perlindungan kesehatan di Riau dapat semakin kuat menghadapi potensi peningkatan asap.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak kabut asap, termasuk ibu hamil dan balita. Berdasarkan data BMKG yang diperbarui hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 355 titik panas di Riau, dengan Pelalawan menjadi wilayah yang mencatat jumlah terbanyak, yakni 216 titik. Kondisi ini membuat Pemprov Riau terus menggabungkan langkah penanganan karhutla dengan perlindungan kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....