Sagu Hati Veteran Siak Naik Jadi Rp5 Juta

  • 17 Agt 2026 14:46 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak meningkatkan perhatian kepada para veteran dan keluarga pejuang menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, sagu hati bagi veteran dan janda veteran dinaikkan hingga lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp5 juta per orang.

Penyerahan sagu hati tersebut dilakukan Bupati Siak Afni Zulkifli bersama Wakil Bupati Syamsurizal dalam kegiatan ramah tamah bersama Pengurus Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Angkatan 45, Pepabri, Wredatama, dan Warakawuri di Gedung Pendopo Datuk Empat Suku, Komplek Abdi Praja Rumah Rakyat, Ahad 16 Agustus 2026.

Saat ini, terdapat dua veteran yang masih hidup di Kabupaten Siak, yakni Darmawi Chan yang merupakan Veteran Perdamaian NKRI dan Paimin, Veteran Pembela Dwikora. Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan perhatian kepada Sarinem, janda veteran pejuang kemerdekaan almarhum Markadi.

Bantuan tersebut diberikan dua kali dalam setahun, yakni pada peringatan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Pahlawan Nasional. Kebijakan ini menjadi bentuk penghormatan pemerintah daerah kepada para pejuang yang telah mengorbankan tenaga dan masa mudanya untuk bangsa dan negara.

Ketua PC LVRI Kabupaten Siak, Darmawi Chan, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Menurutnya, penghormatan tersebut memiliki arti besar bagi para veteran yang kini telah memasuki usia senja.

“Di masa senja kami yang sudah tidak produktif dan menua ini, kami merasa mendapatkan tempat dan penghormatan yang sangat tinggi dari pemerintah daerah,” kata Darmawi.

Sementara itu, Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan bahwa perjuangan pada masa kini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata. Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepentingan daerah, kedaulatan negara, serta memastikan kesejahteraan masyarakat.

“Perang hari ini bukan tentang angkat senjata, tetapi tentang kepercayaan negara kepada kita. Tidak ada kata lain selain NKRI harga mati,” ungkap Afni.

Ia menambahkan, perjuangan pemerintah saat ini diwujudkan melalui upaya memperjuangkan hak masyarakat dan memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata. Afni juga menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk memberantas praktik pungutan liar dan setoran dalam pelayanan publik.

“Menyerah bukan pilihan. Kami akan tetap istiqomah menyuarakan hak rakyat seberapa besar pun ancaman yang datang,” ujarnya.

Bagi para veteran, perhatian pemerintah tersebut tidak hanya bermakna secara materi. Di usia senja, peningkatan sagu hati menjadi simbol bahwa jasa dan perjuangan mereka tetap dikenang serta dihargai oleh generasi penerus yang kini menikmati kemerdekaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....