Tiga Karhutla Riau Masih Belum Padam

  • 12 Agt 2026 15:05 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau masih berjibaku menangani tujuh titik kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah. Dari jumlah tersebut, tiga titik masih dalam kondisi belum padam dan terus dilakukan pemadaman oleh tim gabungan di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau, M. Edy Afrizal, mengatakan tiga lokasi yang masih terbakar berada di Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, Kuala Panduk, Kabupaten Pelalawan, dan Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

"Saat ini kita sedang menangani tujuh titik kebakaran. Namun yang masih kategori belum padam ada tiga wilayah, yakni di Pematang Pudu Bengkalis, Kuala Panduk Pelalawan, dan Sungai Guntung Inhu," kata Edy, Rabu 12 Agustus 2026.

Menurutnya, proses penanganan dilakukan dengan mengerahkan personel melalui jalur darat maupun udara. Tim di lapangan terus berupaya melokalisasi dan memadamkan api agar kebakaran tidak meluas ke area lainnya.

Sementara empat titik kebakaran lainnya telah berhasil dipadamkan. Tim masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang kembali memicu kebakaran.

Penanganan karhutla dilakukan di tengah penurunan jumlah titik panas di Riau. Berdasarkan pemantauan BMKG Pekanbaru, terdapat 23 hotspot pada Rabu 12 Agustus 2026, turun signifikan dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 53 titik.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, menyebut hotspot tersebut tersebar di enam kabupaten dan satu kota. Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 12 titik, disusul Indragiri Hilir enam titik.

"Selanjutnya, Siak dua titik, Pelalawan satu titik, Kampar satu titik, serta Kota Pekanbaru satu titik," ujarnya.

Meski jumlah hotspot menurun, kewaspadaan terhadap karhutla tetap diperlukan. Terlebih, masih terdapat tiga lokasi kebakaran yang hingga kini belum sepenuhnya padam dan membutuhkan penanganan intensif dari tim di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....