Terduga Monyet Penyerang Warga Tembilahan Ditangkap
- 07 Agt 2026 12:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Teror monyet liar yang selama beberapa hari meresahkan warga Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mulai mereda setelah seekor monyet berekor panjang yang diduga sebagai pelaku utama serangan terhadap warga berhasil diamankan petugas. Satwa tersebut ditangkap menggunakan kandang perangkap dan kini telah dibawa ke Pekanbaru untuk menjalani observasi oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Indragiri Hilir Junaidi Ismail mengatakan, penangkapan dilakukan dengan memanfaatkan perangkap besi milik Damkar yang dipasang di lokasi kemunculan monyet. Setelah beberapa waktu, satwa dengan nama latin Macaca fascicularis itu berhasil masuk ke dalam perangkap dan langsung diamankan oleh tim gabungan.
"Monyet berhasil ditangkap menggunakan perangkap besi milik Damkar. Saat ini sudah dibawa ke Pekanbaru untuk menjalani observasi oleh BBKSDA Riau," ujarnya Jum'at 7 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, observasi dilakukan untuk mengetahui penyebab perilaku agresif monyet yang dinilai tidak lazim. Selama ini, satwa tersebut diduga telah menyerang sedikitnya 18 warga dengan gigitan dan cakaran. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan bahwa monyet yang ditangkap merupakan satu-satunya pelaku teror di kawasan tersebut.
| Baca juga: BPBD Evakuasi Korban Angin Kencang Inhil |
"Untuk sementara ini monyet yang tertangkap masih diduga sebagai pelaku utama. Kami tetap melakukan penjagaan dan pemantauan hingga dipastikan wilayah tersebut benar-benar aman," katanya.
Sementara itu, Camat Tembilahan, Ari Syuria, mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam proses penangkapan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara Damkar, BBKSDA Riau, BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat yang bersama-sama melakukan upaya pencarian dan evakuasi.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Tembilahan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berjibaku menangkap monyet liar ini. Namun kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, karena monyet yang tertangkap ini masih merupakan salah satu terduga pelaku. Diduga masih ada kemungkinan pelaku lain yang berkeliaran," ujar Ari.
Pemerintah bersama tim gabungan akan terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi satwa liar yang membahayakan masyarakat, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal tanpa rasa khawatir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....