Teror Monyet Liar di Tembilahan Belum Usai, Korban Bertambah Jadi 15 Orang

  • 04 Agt 2026 11:50 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Teror serangan monyet liar di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Hingga Senin 3 Agustus 2026, jumlah warga yang menjadi korban gigitan satwa liar tersebut bertambah menjadi 15 orang, termasuk seorang anak yang mengalami luka di bagian leher dan harus menjalani perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Serangan terbaru terjadi saat seorang anak diserang monyet liar hingga mengalami luka gigitan di bagian leher. Sebelumnya, seorang pria dewasa juga menjadi korban setelah diserang di kawasan Lorong Kubur. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka gigitan pada bagian belakang tubuh dan sempat mendapatkan penanganan medis.

Dalam beberapa pekan terakhir, kemunculan monyet liar terus dilaporkan di berbagai kawasan permukiman warga. Lokasi yang menjadi titik kemunculan satwa tersebut di antaranya Lorong Bintan, Lorong Sepakat Karya, Jalan Malagas, Lorong Sederhana, Lorong Brata, Lorong Kubur, Jalan Setia Budi, Gang Kubur hingga Parit 15 Hilir, Kelurahan Tembilahan Hilir. Sebagian besar korban mengalami luka gigitan pada tangan, kaki, maupun bagian tubuh lainnya dan telah memperoleh penanganan medis, termasuk vaksin antirabies.

Di tengah upaya penanganan, seekor monyet yang diduga berkaitan dengan rangkaian serangan ditemukan mati dalam kondisi tertembak di kawasan Parit 15 Hilir, Kelurahan Tembilahan Hilir. Hingga kini belum diketahui siapa yang melakukan penembakan maupun bagaimana kronologi satwa tersebut ditemukan dalam kondisi mati.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidy mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama di lokasi yang sebelumnya menjadi titik kemunculan monyet liar.

"Kami mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama di sekitar lokasi yang sebelumnya menjadi titik kemunculan monyet. Hindari kontak langsung dengan satwa liar dan segera laporkan kepada petugas apabila kembali melihat keberadaan monyet di kawasan permukiman," ujar Junaidy, Selasa 4 Agustus 2026.

Ia menegaskan, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan dan mencegah bertambahnya korban. Pemerintah juga mengingatkan warga agar tidak bertindak sendiri saat menemukan satwa liar, melainkan segera berkoordinasi dengan petugas yang berwenang agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....