Pemprov Riau Lelang Pemeliharaan Jembatan Sei Rokan Kiri
- 06 Agt 2026 12:39 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau mulai memproses lelang pemeliharaan lanjutan Jembatan Sei Rokan Kiri di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konstruksi jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat terjangan banjir pada 2024 lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) Riau, Zulfahmi, mengatakan pemeliharaan kali ini difokuskan pada penguatan dua pilar utama jembatan. Langkah tersebut dilakukan agar pondasi lebih tahan terhadap gerusan arus Sungai Rokan Kiri, terutama saat debit air meningkat.
"Yang baru dilelang adalah pekerjaan pemeliharaan Jembatan Sei Rokan Kiri di Ujung Batu yang sebelumnya sempat miring. Dua pilar atau pondasi tiang jembatan akan kita perkuat, agar tidak terjadi lagi seperti sebelumnya," ujar Zulfahmi, Rabu 5 Agustus 2026.
Menurutnya, metode penguatan yang digunakan masih sama dengan pekerjaan rehabilitasi sebelumnya, yakni memperkokoh pondasi agar tidak mudah terkikis oleh arus sungai. Dengan tambahan penguatan tersebut, umur layanan jembatan diharapkan semakin panjang dan mampu menopang aktivitas lalu lintas secara aman.
"Tambahan penguatan pada pilar ini bertujuan agar pondasi tidak tergerus oleh pasang surut air sungai. Konstruksinya sama seperti yang telah dikerjakan sebelumnya," ungkapnya.
Jembatan Sei Rokan Kiri merupakan akses vital di ruas jalan provinsi Tandun–Pasir Pengaraian yang menghubungkan Kecamatan Ujung Batu dengan ibu kota Kabupaten Rokan Hulu. Jalur ini juga menjadi penghubung penting menuju Kota Pekanbaru dan wilayah Sumatera Utara sehingga memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Sebagai informasi, pada November 2024 jembatan tersebut mengalami kemiringan setelah salah satu pilarnya bergeser akibat derasnya arus Sungai Rokan Kiri yang membawa material kayu saat banjir. Pemerintah Provinsi Riau kemudian melakukan perbaikan dengan anggaran sekitar Rp3,32 miliar pada 2025. Melalui pemeliharaan lanjutan yang kini memasuki tahap lelang, pemerintah berharap kondisi jembatan semakin kokoh dan kejadian serupa tidak kembali terulang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....