Tiga Negara Bahas Pembangunan Rendah Karbon di GCMC IMT-GT

  • 05 Agt 2026 13:53 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kota Pekanbaru menjadi tuan rumah pelaksanaan Green City Mayor's Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9 yang dihadiri 32 delegasi kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand, Rabu 5 Agustus 2026. Forum internasional ini menjadi wadah memperkuat kerja sama antarwilayah dalam mewujudkan pembangunan kota rendah karbon dan berkelanjutan.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut para delegasi dan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pekanbaru sebagai tuan rumah. Menurutnya, Indonesia, Malaysia, dan Thailand merupakan negara serumpun yang memiliki tantangan pembangunan yang hampir sama sehingga kolaborasi antarkepala daerah menjadi sangat penting.

"Kita adalah negara yang bertetangga, bahkan satu rumpun. Tentu kita tidak bisa bekerja sendiri. Melalui forum ini kita bisa saling berbagi pengalaman, berbagi inovasi, dan memperkuat kerja sama agar bersama-sama memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Agung.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan isu lingkungan tidak mengenal batas wilayah sehingga membutuhkan komitmen bersama dari seluruh negara anggota IMT-GT. Ia menilai pembangunan kota rendah karbon harus berjalan beriringan dengan upaya perlindungan hutan, lahan gambut, dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

"Indonesia, Malaysia, dan Thailand berada dalam satu kawasan yang saling terhubung. Persoalan lingkungan di satu wilayah dapat berdampak pada wilayah lainnya. Karena itu, pembangunan kota rendah karbon harus berjalan bersama perlindungan hutan dan gambut serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan," ujar SF Hariyanto.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong berbagai program lingkungan, mulai dari penurunan emisi gas rumah kaca, pengembangan energi baru terbarukan, pengelolaan sampah menjadi energi, hingga persiapan perdagangan karbon melalui program Green for Riau. Ia berharap forum ini dapat memperkuat kolaborasi dalam pertukaran data, teknologi, investasi hijau, dan pembiayaan pembangunan rendah karbon.

Selain seminar dan diskusi, para delegasi juga dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan ke Sekolah Hijau SMP Negeri 4 Pekanbaru serta Waste Station di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaca Mayang. Kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan berbagai inovasi Kota Pekanbaru di bidang pendidikan lingkungan dan pengelolaan sampah sebagai bagian dari implementasi konsep Green City.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....