Riau Diprediksi Berkabut, 42 Hotspot Terdeteksi

  • 14 Sep 2026 11:22 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Senin 14 September 2026, diprakirakan relatif stabil tanpa adanya peringatan dini cuaca. Meski demikian, masyarakat masih akan menghadapi kondisi udara kabur yang berpotensi terjadi sejak pagi hingga malam hari.

Forecaster On Duty, Deby C, mengatakan cuaca Riau pada pagi hari diprediksi kabur hingga berawan. Kondisi tersebut kemudian berlanjut pada siang hingga sore hari dengan udara kabur dan cerah berawan.

“Tidak ada peringatan dini cuaca yang dikeluarkan untuk wilayah Riau,” kata Deby C dalam informasi prakiraan cuaca Riau.

Pada malam hingga dini hari, kondisi udara kembali diprakirakan kabur hingga berawan. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan 50 hingga 98 persen. Sementara angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10 sampai 40 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi tersebut masih tergolong rendah sehingga aktivitas pelayaran dan masyarakat di wilayah pesisir tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca.

Di tengah kondisi udara kabur tersebut, pemantauan hotspot hingga pukul 23.00 WIB mencatat 42 titik panas di Riau. Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan sebaran hotspot terbanyak, yakni 22 titik. Hotspot lainnya terpantau di Bengkalis tiga titik, Indragiri Hilir dua titik, Kampar satu titik, Kuantan Singingi empat titik, Pelalawan dua titik, Rokan Hilir dua titik, Rokan Hulu satu titik, Siak empat titik, dan Dumai satu titik.

Secara regional, jumlah hotspot di Sumatera mencapai 1.452 titik. Sumatera Selatan mendominasi dengan 1.026 titik, disusul Jambi 137 titik, Bangka Belitung 97 titik dan Lampung 91 titik. Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap mencermati kondisi udara dan perkembangan cuaca, khususnya di wilayah yang terpantau memiliki titik panas cukup tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....