Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Pekanbaru dan Kampar Pekan Ini

  • 03 Agt 2026 11:36 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggulirkan operasi pasar murah pada pekan ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Kegiatan yang dikoordinasikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah itu akan digelar di lima titik yang tersebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan empat lokasi berada di Kota Pekanbaru, sedangkan satu lokasi lainnya berada di Kabupaten Kampar.

"Pekan ini akan ada lima titik lokasi operasi pasar murah yang tersebar di dua daerah, yaitu Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru," ujar Tetty, Senin 3 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, operasi pasar murah diawali di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru. Selanjutnya pada Selasa 4 Agustus, kegiatan dipusatkan di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat. Rabu 5 Agustus, pasar murah digelar di Halaman Kantor Desa Sei Liti, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Kemudian Kamis 6 Agustus kembali berlangsung di Halaman Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, dan ditutup pada Jumat 7 Agustus di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya.

Menurut Tetty, program tersebut merupakan langkah nyata pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga kelancaran distribusi pangan di daerah.

"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan," katanya.

Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Beras SPHP dijual Rp60 ribu per lima kilogram, beras Anak Daro dan Sokan Rp165 ribu per 10 kilogram atau Rp83 ribu per lima kilogram. Selain itu tersedia gula pasir Rp18 ribu per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per kemasan, garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur ayam Rp49 ribu per papan.

Tetty juga mengimbau masyarakat yang akan berbelanja agar datang sesuai jadwal, mengantre dengan tertib, serta membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

"Kami mengharapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib dan membawa kantong belanja dari rumah sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....