Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau, BMKG Ingatkan Warga Tetap Waspada

  • 03 Agt 2026 09:19 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih akan mengguyur sejumlah daerah di Provinsi Riau pada Senin 3 Agustus 2026. Kondisi cuaca tersebut diperkirakan berlangsung sejak pagi hingga dini hari dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Deby C, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan radar cuaca, hujan telah mulai terjadi sejak pagi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Bengkalis dengan intensitas ringan hingga sedang.

"Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kabupaten Bengkalis pada pagi hari," ujar Deby.

Ia menjelaskan, memasuki siang hingga sore, wilayah yang berpotensi diguyur hujan akan semakin meluas meliputi Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Pekanbaru. Sementara pada malam hari hujan diperkirakan masih terjadi di Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir, kemudian berlanjut hingga dini hari di Pelalawan, Siak, dan Kepulauan Meranti.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah tersebut.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Kuantan Singingi, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru pada siang, sore dan malam hari," kata Deby.

Selain itu, BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam. Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.

"Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah, sehingga kondisi perairan relatif aman untuk aktivitas pelayaran," ungkapnya.

Di sisi lain, BMKG juga mencatat peningkatan jumlah titik panas di Pulau Sumatera. Hingga pukul 23.00 WIB terdapat 516 hotspot, dengan Provinsi Riau menyumbang 38 titik. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Pelalawan sebanyak 19 titik, disusul Indragiri Hulu tujuh titik, Indragiri Hilir empat titik, Bengkalis dan Kuantan Singingi masing-masing dua titik, serta Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai masing-masing satu titik.

Deby mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan meski sebagian wilayah masih berpotensi diguyur hujan.

"Masyarakat juga terus diimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, meski sebagian wilayah masih berpotensi diguyur hujan," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....