Pemko Pekanbaru Tata Kawasan Pasar Kodim, Jalan Teratai Segera Diaspal Ulang
- 31 Jul 2026 14:13 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai melakukan penataan kawasan Pasar Kodim di Jalan Teratai. Penataan difokuskan pada pembangunan drainase dan pengaspalan ulang ruas jalan yang selama ini mengalami kerusakan, sekaligus mengembalikan fungsi jalan agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kondisi Jalan Teratai saat ini membutuhkan penanganan menyeluruh. Selain permukaan jalan yang rusak, saluran drainase juga tidak berfungsi maksimal sehingga kerap menimbulkan genangan. Di sisi lain, sebagian badan jalan telah dimanfaatkan sebagai lokasi berjualan.
"Jalan Teratai ini akan kami aspal ulang karena kondisinya sudah sangat rusak. Drainasenya tidak berfungsi sehingga sering terjadi genangan air. Selain itu, badan jalan sudah berubah fungsi menjadi area pasar," kata Agung saat meninjau lokasi, Kamis 30 Juli 2026.
Saat ini, Pemko Pekanbaru telah memulai pembongkaran di sejumlah titik sebagai tahap awal pembangunan drainase. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga berdialog dengan para pedagang untuk mencari solusi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses penataan berlangsung.
Agung menegaskan, penataan kawasan tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan tersebut.
"Kami ingin pembangunan tetap berjalan, tetapi tidak mematikan perekonomian para pedagang. Mereka berharap tetap bisa berjualan. Sehingga, kami akan mencarikan solusi terbaik," ujarnya.
Menurutnya, pemerintah akan menata kembali pola aktivitas perdagangan, baik melalui pengaturan lokasi maupun waktu berjualan. Langkah tersebut dilakukan agar fungsi jalan dan drainase dapat kembali normal tanpa mengabaikan kepentingan para pedagang.
"Kami akan mengatur kembali aktivitas para pedagang dan membuka ruang agar mereka tetap bisa berjualan. Namun, fungsi jalan dan drainase harus dikembalikan. Karena itu sangat penting bagi kepentingan masyarakat luas," ungkap Agung.
Pemko memperkirakan pekerjaan pengaspalan Jalan Teratai dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua hingga tiga bulan, sedangkan pembangunan drainase membutuhkan waktu lebih panjang. Agung menilai tantangan terbesar dalam penataan kawasan Pasar Kodim bukan pada pekerjaan konstruksi, melainkan bagaimana menghadirkan solusi yang adil sehingga pembangunan dapat berjalan tanpa mengorbankan mata pencaharian masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....