Pemko Pekanbaru Susun Strategi Sawit Berkelanjutan untuk Perkuat Ekonomi
- 01 Okt 2026 10:42 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Meski dikenal sebagai kota metropolitan, Kota Pekanbaru masih memiliki kawasan perkebunan yang cukup luas. Sekitar 65 persen wilayah ibu kota Provinsi Riau tersebut masih berupa area perkampungan dan perkebunan, dengan luas lahan kelapa sawit mencapai sekitar 24 ribu hektare.
Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menyusun Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB). Program ini bertujuan mendorong pengelolaan perkebunan sawit yang produktif, memiliki kepastian hukum, serta tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan bahwa potensi perkebunan yang besar harus dikelola secara seimbang agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan.
“Potensi perkebunan yang masih cukup besar harus kita kelola secara seimbang. Pertumbuhan ekonomi jangan sampai mengorbankan kelestarian lingkungan,” ujar Markarius saat membuka Sosialisasi RAD-KSB di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu 30 September 2026.
Melalui RAD-KSB, Pemko Pekanbaru menyiapkan sejumlah arah kebijakan dalam pengelolaan sektor kelapa sawit, di antaranya:
- Pedoman Pengelolaan Terpadu: RAD-KSB menjadi acuan bagi pemerintah daerah, petani, dan pelaku usaha dalam memperbaiki tata kelola perkebunan, meningkatkan legalitas lahan, produktivitas, serta kesejahteraan pekebun.
- Mendorong Intensifikasi dan Peremajaan Sawit: Pemko Pekanbaru akan mengutamakan peningkatan hasil produksi melalui program replanting dan optimalisasi lahan yang sudah tersedia tanpa membuka kawasan perkebunan baru.
- Memperkuat Peran Riau sebagai Sentra Sawit Nasional: Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pekanbaru, Maisisco, menjelaskan bahwa Riau menjadi salah satu pusat produksi sawit nasional dengan produksi CPO mencapai 9,46 juta ton pada 2025. Sementara kontribusi perkebunan rakyat tercatat sebesar 5,58 juta ton pada 2024.
Dengan penerapan RAD-KSB, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap sektor kelapa sawit dapat berkembang secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing perkebunan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang berada di kawasan perkotaan maupun wilayah berbasis perkebunan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....