Pemkab Kampar Canangkan Gerakan Tanam Padi
- 29 Jul 2026 19:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Kampar - Pemerintah Kabupaten Kampar mencanangkan Gerakan Tanam Padi Sawah di Gapoktan Karya Indah, Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Rabu 29Juli 2026, sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung swasembada pangan melalui penerapan teknologi pertanian modern.
Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar, Nur Ilahi Ali, mengatakan pemerintah terus menyalurkan bantuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Untuk Kecamatan Kuok dialokasikan benih padi sebanyak 3.555 kilogram bagi lahan seluas 237 hektare, sedangkan Desa Empat Balai menerima 1.095 kilogram benih untuk areal 73 hektare. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan berbagai alat dan mesin pertanian melalui dukungan APBN.
"Gerakan Tanam Padi Sawah merupakan langkah nyata mewujudkan swasembada pangan. Dengan sinergi pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani, kami optimistis produksi padi di Kabupaten Kampar terus meningkat," ujar Nur Ilahi Ali.
Perwakilan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Dedi Yasmono, mengapresiasi penerapan metode PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System) yang diperkenalkan kepada petani. Menurutnya, inovasi tersebut dapat meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Riau.
Sementara itu, Bupati Kampar, Ahmad Yuzar menegaskan gerakan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun sektor pertanian yang modern dan mandiri.
"Kami terus mendukung petani melalui berbagai program. Sebanyak 35.250 kilogram benih padi telah disalurkan untuk membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Kami juga mengajak petani menerapkan metode PM-AAS agar hasil panen semakin optimal," kata Ahmad Yuzar.
Bupati bersama jajaran pemerintah dan para petani kemudian melakukan penanaman padi secara simbolis sebagai tanda dimulainya Gerakan Tanam Padi Sawah di Kecamatan Kuok. Program ini diharapkan memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....