Disdik Pekanbaru Tetapkan MPLS 2026/2027 Berbasis Ramah Anak

  • 12 Jul 2026 19:44 WIB
  •  Pekanbaru

RRi.CO.ID, Pekanbaru - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menerbitkan pedoman pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan konsep kegiatan yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan nilai edukasi bagi peserta didik baru. Program tersebut dirancang agar siswa dapat mengenal lingkungan sekolah secara positif sejak awal masa pembelajaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS akan berlangsung selama lima hari pada minggu pertama masuk sekolah. Ketentuan ini diterapkan untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP negeri maupun swasta, hingga lembaga pendidikan nonformal seperti SKB dan PKBM.

Menurut Syafrian, MPLS memiliki tujuan yang lebih luas dibandingkan sekadar kegiatan perkenalan sekolah. Kegiatan tersebut menjadi proses awal bagi siswa untuk memahami lingkungan belajar, mengenal tenaga pendidik dan warga sekolah, memahami sistem pembelajaran, serta membangun rasa percaya diri dalam menjalani pendidikan.

Disdik Pekanbaru juga menetapkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi selama MPLS berlangsung. Sekolah dilarang menerapkan kegiatan yang mengarah pada perpeloncoan, kekerasan, pungutan biaya, maupun penggunaan perlengkapan yang tidak memiliki manfaat pendidikan. Seluruh aktivitas harus mendapatkan pengawasan guru dan mengedepankan perlindungan terhadap hak peserta didik.

Pada pelaksanaan tahun ini, materi MPLS akan diperkuat dengan pendidikan karakter serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Green City. Siswa akan mendapatkan pembelajaran mengenai Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, etika penggunaan media sosial, serta penerapan budaya 5S yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.

Selain penguatan karakter, sekolah juga diarahkan untuk menjalankan program ramah lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah dan gerakan satu siswa satu polybag tanaman. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Disdik Pekanbaru turut mengajak orang tua untuk terlibat dalam proses adaptasi siswa baru. Peran keluarga dinilai penting dalam memberikan dukungan psikologis kepada anak, termasuk melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia dengan mendampingi anak saat hari pertama sekolah serta membangun komunikasi yang baik bersama pihak sekolah.

“Kita bersama ingin anak-anak memasuki sekolah dengan perasaan senang dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Melalui MPLS yang edukatif ini, sekolah, orang tua, dan masyarakat harus bekerja sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bebas dari kekerasan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Syafrian Tommy pada Minggu 12 Juli 2026.

Untuk menjaga pelaksanaan MPLS tetap sesuai pedoman, Disdik Pekanbaru akan melakukan pengawasan secara bertahap mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi akhir. Pemerintah berharap seluruh siswa baru memperoleh pengalaman awal sekolah yang positif dan mendukung proses pembelajaran mereka ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....