Kecelakaan Bus Pelangi di Tol Pekanbaru-Dumai, Dua Orang Meninggal Dunia
- 07 Jul 2026 10:32 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru– Kecelakaan maut yang melibatkan Bus Pelangi dan truk tronton di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai KM 2, Selasa 7 Juli 2026 sekitar pukul 05.40 WIB, diduga dipicu pengemudi bus yang mengalami microsleep saat mengemudi. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 16 lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, Bus Pelangi bernomor polisi BL 7641 JK melaju dari arah Batin Solapan menuju Pekanbaru. Saat melintas di KM 2 Tol Pekanbaru–Dumai, bus diduga kehilangan kendali setelah pengemudinya tertidur sesaat atau mengalami microsleep.
Dalam kondisi tersebut, bus kemudian menabrak bagian belakang truk tronton Mitsubishi bernomor polisi BK 8050 GU yang melaju searah di depannya. Benturan keras membuat truk keluar dari badan jalan dan terperosok ke dalam parit, sementara bagian depan bus ringsek.
Akibat kecelakaan itu, sebanyak 18 penumpang menjadi korban. Dua di antaranya meninggal dunia, yakni Ibrahim Yafi Al Arumi (2) dan Ainul Mardiah (58), sedangkan 16 penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang bervariasi.
Tak lama setelah laporan diterima, personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya langsung menuju lokasi kejadian. Dipimpin Kanit Tol Permai AKP Ruben, petugas segera mengevakuasi korban yang terjebak di dalam bus, memberikan pertolongan pertama, serta mengamankan lokasi kecelakaan.
Selain melakukan evakuasi korban, petugas juga mengatur arus lalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan, mendata identitas korban, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara mengatakan keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas.
"Begitu menerima informasi, personel kami yang dipimpin Kanit Tol Permai AKP Ruben langsung bergerak menuju lokasi. Fokus utama kami adalah menyelamatkan korban secepat mungkin, memberikan pertolongan pertama, mengamankan lokasi kejadian, serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali agar tidak terjadi kecelakaan susulan," ujarnya.
Ia menjelaskan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah pengemudi bus mengalami microsleep. Sementara itu, pengemudi Bus Pelangi diketahui meninggalkan lokasi kejadian dan saat ini masih dalam proses pencarian oleh pihak kepolisian.
AKBP Eko Baskara mengimbau seluruh pengemudi, khususnya pengemudi angkutan umum dan kendaraan jarak jauh, agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk.
"Manfaatkan rest area atau berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan," tegasnya.
Penanganan lanjutan kasus kecelakaan tersebut kini telah diserahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru untuk proses penyelidikan dan penanganan hukum lebih lanjut. Sementara arus lalu lintas di ruas Tol Pekanbaru–Dumai telah kembali normal setelah seluruh proses evakuasi selesai dilakukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....