Liberika Riau Mendunia, Cita Rasa Gambut yang Terus Digaungkan
- 03 Jul 2026 00:15 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kopi Liberika terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu komoditas unggulan Provinsi Riau. Tumbuh subur di lahan gambut yang selama ini dianggap kurang ideal untuk banyak tanaman perkebunan, kopi ini kini semakin dikenal luas dan digaungkan melalui semangat "Liberika Riau Menyapa Dunia."
Komitmen memperkenalkan kopi khas Riau tersebut kembali terlihat melalui kegiatan Riau Ber-Coffee, kompetisi barista yang digelar oleh Bank Indonesia Provinsi Riau dalam rangkaian Karya Riau Bertuah (KRB) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Mal Living World Pekanbaru pada 30 Juni hingga 5 Juli 2026 itu menjadi wadah promosi sekaligus edukasi untuk memperkenalkan kopi Liberika kepada masyarakat yang lebih luas.
Kepala Tim Implementasi Kekda, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Hafidh Amrullah mengatakan Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari upaya memperkenalkan kopi liberika Riau kepada masyarakat luas. Setelah sebelumnya telah menggelar cupping kopi liberika di Dumai, kali ini ingin melihat bagaimana para barista lokal mampu mengolah kopi liberika menjadi minuman berkualitas
"Kopi Liberika memiliki keunikan yang tidak dimiliki jenis kopi lainnya. Tanaman ini mampu tumbuh dengan baik di lahan gambut, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti yang selama ini dikenal sebagai sentra utama penghasil kopi Liberika di Riau," ujarnya, Kamis 2 Juli 2026.
Keunggulan tersebut menjadikan Liberika sebagai salah satu komoditas strategis yang mendukung pemanfaatan lahan gambut secara produktif dan berkelanjutan. Berdasarkan data Kementerian Pertanian dan berbagai hasil penelitian perkebunan, kopi Liberika merupakan salah satu varietas kopi yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap kondisi lahan gambut dengan tingkat keasaman yang cukup tinggi.
"Ketika kopi memenangkan kompetisi, produk itu memiliki nilai lebih di mata konsumen. Branding tersebut kemudian ikut mendorong kenaikan harga jual, sehingga memberikan nilai tambah bagi petani, pengolah, hingga industri kopi secara keseluruhan," katanya.
Tidak hanya unggul dari sisi budidaya, kopi Liberika juga memiliki karakter rasa yang khas. Aromanya kuat dengan cita rasa unik yang sering digambarkan memiliki sentuhan rasa buah-buahan, nangka matang, hingga nuansa cokelat yang lembut. Karakter inilah yang membuat Liberika memiliki pasar tersendiri di kalangan penikmat kopi.
Di Kabupaten Kepulauan Meranti, kopi Liberika bahkan telah menjadi bagian dari identitas daerah. Kedai-kedai kopi di pusat Kota Selatpanjang hampir selalu menyajikan kopi Liberika sebagai menu andalan yang banyak dicari wisatawan maupun masyarakat setempat.
Popularitasnya juga terus berkembang hingga ke pasar internasional. Produk kopi Liberika Meranti diketahui telah dipasarkan ke beberapa negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, kopi Liberika Riau mulai menarik perhatian pecinta kopi spesialti karena keunikan cita rasanya yang berbeda dari kopi arabika maupun robusta.
Bagi masyarakat Riau, kopi Liberika bukan sekadar minuman. Di balik secangkir kopi tersimpan cerita tentang ketekunan petani gambut, inovasi pelaku UMKM, serta upaya menjaga keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan lahan yang sesuai dengan karakter alam setempat.
Melalui berbagai ajang promosi seperti Riau Ber-Coffee dan Karya Riau Bertuah 2026, kopi Liberika diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di pasar global.
Dengan cita rasa khas, kualitas yang terus meningkat, dan dukungan berbagai pihak, semangat "Liberika Riau Menyapa Dunia" bukan lagi sekadar slogan. Melainkan sebuah langkah nyata untuk membawa kopi kebanggaan Riau menjadi salah satu ikon kopi Indonesia di mata dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....