Pemprov Riau Targetkan 22 Ribu Dosis pada Bulan Vaksinasi Rabies 2026
- 02 Jul 2026 18:43 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) melaksanakan Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 yang dipusatkan di UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan (LVKH) Provinsi Riau, Jalan Hangtuah Ujung, Pekanbaru, Kamis 2 Juni 2026. Kegiatan tersebut juga diikuti secara serentak oleh 11 kabupaten dan kota melalui sambungan virtual.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang membuka kegiatan tersebut mengatakan vaksinasi rabies merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit yang dapat membahayakan kesehatan manusia maupun hewan.
"Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul bersama dalam rangka melakukan Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Provinsi Riau. Luar biasa, upaya ini dilakukan serentak di kabupaten/kota," ujar SF Hariyanto.
Ia mengajak masyarakat untuk aktif membawa hewan peliharaannya mengikuti vaksinasi agar upaya pencegahan rabies dapat berjalan maksimal di seluruh daerah.
"Melalui kegiatan yang sangat penting ini saya harap wilayah Provinsi Riau bisa menjadi lebih aman, sehat, dan seluruh masyarakat serta hewan peliharaannya terlindungi dari bahaya rabies," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Mimi Yuliani, menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pemberian 22 ribu dosis vaksin rabies sepanjang tahun 2026.
"Melalui momentum hari ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau menargetkan total vaksinasi rabies sebanyak 22.000 dosis sepanjang tahun 2026. Sebagai langkah nyata, hari ini kita menyelenggarakan kick off serentak di 11 kabupaten/kota yang tersebar di 25 titik pelaksanaan," kata Mimi.
Menurutnya, pelaksanaan hari pertama mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Target awal vaksinasi sebanyak 1.550 ekor hewan bahkan diperkirakan terlampaui hingga lebih dari 2.500 ekor berdasarkan laporan dari seluruh daerah.
"Dari koordinasi virtual kami dengan teman-teman di daerah tadi, hasilnya sangat luar biasa. Target awal hari ini adalah 1.550 ekor, namun realisasinya di lapangan diperkirakan menembus lebih dari 2.500 ekor," ungkapnya.
Keberhasilan tersebut didukung oleh sekitar 200 tenaga kesehatan veteriner dan dokter hewan yang diterjunkan untuk memberikan pelayanan vaksinasi di berbagai wilayah Provinsi Riau.
Mimi menegaskan Bulan Vaksinasi Rabies bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang akan berlangsung selama tiga bulan, mulai Juli hingga September 2026. Setelah itu, pelayanan vaksinasi akan tetap dilanjutkan secara rutin melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan berbagai kegiatan vaksinasi lainnya.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap cakupan vaksinasi rabies terus meningkat sehingga penyebaran penyakit dapat ditekan dan kesehatan masyarakat maupun hewan peliharaan semakin terjamin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....