Satgaswil Riau Gelar Program RATAKAN di Senapelan Pekanbaru
- 30 Jun 2026 20:18 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Upaya pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) terus diperkuat Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri melalui pendekatan edukatif yang menyasar generasi muda. Kali ini, Satgaswil Riau berkolaborasi dengan Kelurahan Padang Bulan dan Balai Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Senapelan menggelar sosialisasi bertema RATAKAN (Riau Tangkal Ancaman dan Kembangkan Nilai Kebangsaan) kepada Forum Anak Kelurahan Padang Bulan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026 di Kantor Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun ketahanan ideologi masyarakat sejak usia dini melalui penguatan nilai kebangsaan, toleransi, dan cinta tanah air.
Turut hadir dalam acara tersebut Lurah Padang Bulan, Yesi Sartika, Kasi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Padang Bulan, Umi Kalsum; Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Senapelan, Nining; serta belasan anggota Forum Anak Kelurahan Padang Bulan yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam sosialisasi tersebut, personel Satgaswil Riau memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman Indonesia. Para peserta juga dibekali wawasan mengenai bahaya paham IRET beserta berbagai pola penyebarannya yang kini kian masif melalui media digital dan media sosial.
Selain itu, peserta diajak meningkatkan literasi digital agar mampu memilah informasi secara bijak, tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax) maupun konten ujaran kebencian, serta berani menyebarkan narasi positif yang memperkuat semangat kebangsaan.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait tantangan generasi muda di era digital, serta peran mereka dalam menjaga lingkungan agar tetap kondusif dan terbebas dari pengaruh paham radikal.
Melalui kolaborasi ini, Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri kembali menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menghadapi ancaman IRET. Dengan melibatkan pemerintah kelurahan, penyuluh keluarga berencana, hingga organisasi kepemudaan, diharapkan lahir generasi muda yang berkarakter kuat, berwawasan luas, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....