Disdik Riau Minta Orang Tua Realistis Pilih Sekolah pada SPMB 2026
- 18 Jun 2026 10:47 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengingatkan para orang tua dan calon peserta didik baru agar lebih realistis dalam menentukan pilihan sekolah pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Ia menilai pemahaman terhadap peluang diterima di sekolah tujuan menjadi hal penting untuk menghindari kegagalan dalam proses seleksi.
Menurut Erisman, masih banyak calon siswa yang hanya berfokus pada sekolah-sekolah yang dianggap favorit tanpa mempertimbangkan persyaratan dan tingkat persaingan yang ada. Padahal, setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan tersendiri yang harus dipenuhi oleh peserta.
"Jangan memaksakan kehendak untuk masuk ke sekolah tertentu apabila memang tidak memenuhi syarat. Carilah sekolah yang peluang diterimanya lebih besar, terutama pada jalur domisili," kata Erisman Yahya, Kamis 18 Juni 2026.
Ia menjelaskan, keputusan memilih sekolah seharusnya didasarkan pada kemampuan akademik, prestasi yang dimiliki, serta kesesuaian dengan ketentuan pada jalur pendaftaran yang dipilih. Dengan demikian, peluang diterima menjadi lebih besar dan proses seleksi dapat berjalan lebih optimal.
Erisman mencontohkan, calon siswa yang tidak memiliki prestasi akademik maupun nonakademik yang menonjol sebaiknya tidak memaksakan diri mendaftar ke sekolah dengan tingkat persaingan yang sangat tinggi. Menurutnya, terdapat banyak sekolah lain yang juga memiliki kualitas pendidikan yang baik dan layak menjadi pilihan.
"Kalau tidak memiliki prestasi, nilainya rendah, atau tidak memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, jangan memaksakan diri masuk ke sekolah tertentu. Lebih baik mencari sekolah yang memang berpotensi besar menerima siswa tersebut," ujarnya.
| Baca juga: Putra Inhil Ikuti Pusdiklat Paskibraka Riau |
Lebih lanjut, Erisman menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB saat ini telah menggunakan sistem digital yang terintegrasi sehingga seluruh tahapan seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipantau oleh masyarakat. Sistem tersebut juga memastikan proses penerimaan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
"Apalagi saat ini semuanya sudah melalui sistem. Semua data dan proses seleksi akan terlihat di sistem. Jadi tidak bisa main-main," ungkapnya.
Ia menambahkan, kualitas SMA dan SMK di Provinsi Riau saat ini semakin merata. Karena itu, masyarakat tidak perlu terpaku pada beberapa sekolah tertentu yang selama ini dianggap favorit. Banyak sekolah lain yang memiliki fasilitas, tenaga pendidik, serta mutu pembelajaran yang tidak kalah baik.
"Mutu sekolah kita sudah bagus-bagus. Tidak hanya sekolah yang dianggap favorit, tetapi banyak sekolah lain yang juga memiliki kualitas pendidikan yang baik," katanya.
Disdik Riau berharap para orang tua dan calon peserta didik dapat memanfaatkan informasi yang tersedia dalam sistem SPMB untuk melihat peluang secara objektif sebelum menentukan pilihan sekolah. Dengan langkah tersebut, proses penerimaan murid baru diharapkan berjalan lebih lancar, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta.
"Kami berharap siswa dan orang tua dapat melihat peluang secara realistis. Pilihlah sekolah yang kemungkinan diterimanya lebih besar sehingga proses penerimaan berjalan lancar," ujar Erisman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....