TVRI Riau Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Pelayanan Prima dan Kolaborasi

  • 10 Jun 2026 14:34 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - TVRI Riau menggelar Forum Konsultasi Publik TVRI 2026 di Studio 2 TVRI Riau, Rabu 10 Juni 2026, dengan mengundang perwakilan RRI serta pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini bertujuan memperkuat transformasi pelayanan publik yang transparan dan profesional serta memperluas kolaborasi antar lembaga penyiaran dan bahasa.

Kepala TVRI Riau, Didik Kusjadmika, menyampaikan masukan dari berbagai pihak sangat penting bagi TVRI Riau untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Menurutnya, TVRI Riau tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya kritik, saran, dan dukungan dari masyarakat maupun lembaga mitra. Ia menegaskan transformasi menuju standar pelayanan prima harus dilakukan secara transparan karena TVRI merupakan lembaga penyiaran publik yang memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat.

“Tanpa masukan dari Bapak Ibu sekalian, kami tidak akan bisa berbuat yang terbaik. Transformasi menuju standar pelayanan prima di lingkungan TVRI ini penting, karena setiap kegiatan dan pelayanan harus dilakukan secara transparan,” ujar Didik.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Umi Kulsum, menilai TVRI Riau dan Balai Bahasa memiliki tugas yang sejalan, yakni sama-sama mengawal persatuan dan kesatuan bangsa melalui bidang masing-masing.

Ia menjelaskan, Balai Bahasa menjalankan peran melalui pembinaan dan penguatan bahasa, sedangkan TVRI Riau melalui penyiaran publik. Keduanya, kata Umi, memiliki tujuan yang sama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“TVRI dan Balai Bahasa sama-sama lembaga pemerintah yang harus mengawal NKRI. Karena itu, kolaborasi antara TVRI Riau dan Balai Bahasa harus terus ditingkatkan,” ungkap Umi.

Forum Konsultasi Publik ini diharapkan menjadi momentum bagi TVRI Riau untuk memperkuat kualitas pelayanan, membuka ruang partisipasi publik, serta memperluas kerja sama antarlembaga dalam mendukung penyiaran publik yang edukatif, informatif, dan berwawasan kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....