DPRD Riau Usulkan Dana WFH Dialihkan untuk Beasiswa Mahasiswa
- 22 Mei 2026 12:08 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Anggota Komisi I DPRD Riau, Andi Darma Taufik, mendorong Pemerintah Provinsi Riau melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan Work From Home (WFH) yang telah diterapkan selama satu bulan terakhir. Tujuan utama evaluasi ini adalah untuk menilai efektivitas WFH dalam mengurangi konsumsi energi dan pengeluaran anggaran daerah.
Menurut Andi Darma, penghematan yang diperoleh dari WFH perlu dihitung secara terbuka dan akurat, termasuk biaya listrik, konsumsi makan-minum, dan pengeluaran operasional lain yang bisa terdampak oleh kebijakan tersebut.
“Sudah sebulan WFH berjalan. Penting untuk mengetahui berapa besar efisiensi keuangan yang terjadi,” ujarnya, Kamis 21 Mei 2026r.
Politisi dari Dapil Indragiri Hilir ini menekankan bahwa anggaran yang berhasil dihemat harus diarahkan ke program-program prioritas, terutama di sektor pendidikan. Dengan begitu, manfaat WFH tidak hanya terbatas pada penghematan operasional, tetapi juga berdampak langsung pada pembangunan sumber daya manusia.
Salah satu usulan konkret yang disampaikan Andi Darma adalah memanfaatkan dana efisiensi WFH untuk beasiswa mahasiswa dan pelajar di Riau. Ia menilai langkah ini sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini dan dapat membantu peserta didik melanjutkan pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi.
“Beberapa waktu lalu mahasiswa melakukan aksi terkait beasiswa. Dengan inflasi yang tinggi, pemanfaatan dana efisiensi WFH untuk pendidikan akan sangat membantu pelajar kita,” tambahnya.
Meski menilai WFH efektif dalam mengurangi pengeluaran dan konsumsi energi, Andi Darma menegaskan perlunya transparansi anggaran yang dihemat. Hal ini agar Pemprov dapat menentukan alokasi yang tepat dan memastikan setiap rupiah memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dengan langkah ini, DPRD Riau berharap Pemprov dapat mengoptimalkan kebijakan WFH tidak hanya sebagai strategi efisiensi biaya, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat akses pendidikan dan kualitas SDM di provinsi tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....