Kampar Dorong Inovasi Produk Lokal Hadapi Persaingan Pasar Global
- 18 Mei 2026 15:40 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Kampar - Pemerintah Kabupaten Kampar mulai mendorong pengembangan industri hilirisasi dan inovasi produk lokal sebagai langkah menghadapi persaingan pasar global. Daerah ini dinilai memiliki potensi besar dari sektor sumber daya alam dan kreativitas generasi muda yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengatakan, tantangan persaingan dunia saat ini menuntut daerah untuk mampu menghasilkan produk yang sesuai kebutuhan pasar dan tidak hanya bergantung pada penjualan bahan mentah.
“Menghadapi persaingan globalisasi dan pasar dunia, kita harus siap bersaing dan mampu memenuhi kebutuhan sendiri,” ujar Ahmad Yuzar, Senin 18 Mei 2026.
Menurutnya, kekuatan Kampar terletak pada ketersediaan sumber daya alam yang melimpah, khususnya di sektor perkebunan dan pertanian. Namun potensi tersebut perlu diiringi dengan inovasi agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Ia menilai tren industri saat ini lebih menitikberatkan pada kemampuan menghadirkan produk inovatif dibanding hanya mengandalkan banyaknya bahan baku yang dimiliki.
Karena itu, Ahmad Yuzar mendorong mahasiswa, akademisi dan pelaku usaha untuk lebih aktif menciptakan terobosan baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar modern.
“Kita punya sumber daya yang cukup, tinggal bagaimana membaca peluang dan kebutuhan pasar,” katanya.
Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan workshop dan pelatihan yang mendukung pengembangan industri lokal, salah satunya kegiatan yang digelar Politeknik Kampar di Desa Batu Belah.
| Baca juga: Dekranasda Inhil Promosikan UMKM di Makassar |
Dalam workshop tersebut, berbagai inovasi mulai dikembangkan, seperti teknologi mekanik untuk industri sawit, produksi komponen dan suku cadang lokal, hingga pengolahan limbah sawit menjadi produk ramah lingkungan.
Ahmad Yuzar menilai langkah tersebut dapat menjadi awal bagi Kampar untuk membangun kemandirian industri berbasis potensi daerah.
“Mari manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menciptakan inovasi yang bernilai ekonomis,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Kampar, Nina Veronika, mengatakan pihaknya terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan usaha baru berbasis teknologi.
Menurutnya, kampus vokasi memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan industri daerah melalui riset dan inovasi yang dapat langsung diterapkan di masyarakat.
“Di Polkam kami mengembangkan teknologi mekanik untuk sektor persawitan serta produksi komponen dan spare part yang bisa diproduksi sendiri di daerah,” ujarnya.
Selain itu, Politeknik Kampar juga mulai mengembangkan produk berbasis ramah lingkungan, seperti kompos dari limbah sawit yang kini mulai dimanfaatkan untuk sektor perkebunan.
Upaya tersebut diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Kampar di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....