Audit BPK Rampung, Beasiswa Mahasiswa dan Tahfidz Pekanbaru Segera Dicairkan
- 17 Mei 2026 10:16 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersiap menggulirkan dana bantuan beasiswa bagi kalangan mahasiswa dan penghafal Al-Qur'an (tahfidz). Kepastian ini diperoleh setelah proses audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun buku 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau memasuki tahapan akhir.
Langkah strategis Pemko Pekanbaru ini mendapat apresiasi dan kawalan ketat dari jajaran legislatif. Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, menilai pembiayaan pendidikan lewat skema stimulans ini merupakan kebijakan krusial demi mempersiapkan fondasi generasi muda yang berdaya saing global.
Politisi senior dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menekankan keterbatasan finansial tidak boleh menjadi penghalang bagi anak daerah untuk mengecap pendidikan tinggi. Dukungan penuh pun disuarakan agar realisasi anggaran berjalan tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
“Program ini sangat positif dan patut kita dukung bersama. Beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga bentuk investasi untuk masa depan anak-anak Pekanbaru,” ungkap Sabarudi, Sabtu 16 Mei 2026.
Di sisi eksekutif, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menjelaskan pendistribusian dana hibah pendidikan ini hanya tinggal menunggu agenda exit meeting dari tim auditor BPK. Mengingat seluruh tahapan seleksi administrasi dan validasi faktual pendaftar sudah dituntaskan oleh tim penyeleksi sejak akhir tahun lalu.
Penyaluran program yang diakomodasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) ini sempat tertunda akibat membeludaknya berkas yang masuk serta penyesuaian waktu tutup buku instansi. Otoritas terkait harus memastikan keabsahan data agar bantuan tepat sasaran dan akuntabel.
Berdasarkan data Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), tercatat sebanyak 1.709 berkas pendaftar menyasar tujuh jalur beasiswa lewat portal resmi. Mayoritas pemohon didominasi oleh kluster prestasi akademik dengan 1.145 orang, disusul rumpun mahasiswa kurang mampu sebanyak 361 pendaftar, serta puluhan penghafal Al-Qur'an mulai dari kategori 10 hingga 30 juz.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....