Mahasiswa Unri Tuntut Beasiswa, Karhutla dan Abrasi Diselesaikan
- 12 Agt 2026 17:00 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Ratusan mahasiswa Universitas Riau (Unri) menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu siang 12 Agustus 2026, untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Riau. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti persoalan pencairan beasiswa, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta abrasi yang melanda wilayah pesisir Riau.
Massa aksi yang didominasi mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unri menyampaikan bahwa persoalan karhutla merupakan masalah tahunan yang hingga kini dinilai belum terselesaikan secara tuntas. Mereka meminta pemerintah provinsi mengambil langkah yang lebih konkret dan berkelanjutan untuk mencegah terulangnya bencana asap di Riau.
Selain karhutla, mahasiswa juga menyoroti abrasi yang terjadi di wilayah pesisir, terutama di Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti. Menurut mereka, kerusakan pantai yang terus terjadi telah mengancam permukiman warga dan infrastruktur di daerah tersebut.
| Baca juga: Kukerta Unri Gelar Nobar Edukatif Anak |
“Karhutla merupakan persoalan tahunan yang tidak pernah benar-benar selesai dan menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Riau. Begitu juga abrasi di wilayah pesisir seperti Bengkalis dan Meranti yang harus segera dituntaskan,” ujar salah seorang perwakilan BEM Unri dalam orasinya.
Menanggapi tuntutan mahasiswa, Asisten II Setdaprov Riau Helmi D mengatakan pemerintah provinsi saat ini sedang memproses pencairan beasiswa bagi mahasiswa penerima bantuan pendidikan. Ia juga menegaskan bahwa penanganan karhutla terus dilakukan melalui koordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan.
“Pemerintah Provinsi Riau sedang melakukan proses pencairan beasiswa. Untuk penanganan karhutla, kami terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar upaya pengendalian dan pencegahan dapat berjalan maksimal,” kata Helmi D.
Aksi damai tersebut sempat diwarnai dorong-dorongan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau yang mengamankan jalannya unjuk rasa. Situasi memanas sebelum akhirnya mereda sejenak setelah perwakilan Pemerintah Provinsi Riau menemui massa aksi.
Helmi D hadir didampingi Kepala Badan Kesbangpol Riau, Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, serta perwakilan BPBD dan Pemadam Kebakaran Riau untuk berdialog langsung dengan mahasiswa.
Meski kondisi panas sempat mereda sejenak, namun aksi dorong-dorongan kembali terjadi, sesaat sebelum Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau Boby Rachmat dan Plt Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau Yang Dharmadi berdialog dengan mahasiswa sembari melakukan video call dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang sedang melakukan perjalanan dinas ke Batam. Dalam video call tersebut Plt Gubernur menyampaikan akan berdialog dengan mahasiswa Unri guna mendengarkan aspirasi mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....