DPRD Pekanbaru Panggil Pertamina Atasi Antrean BBM

  • 08 Mei 2026 11:33 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - DPRD Kota Pekanbaru melalui Komisi II memanggil pihak Pertamina Patra Niaga untuk membahas krisis dan antrean panjang BBM di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru. Rapat ini dipimpin Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Zainal Arifin, dan dihadiri Wakil Ketua Komisi II Yasser Hamidy, Sekretaris Komisi M Rizki Rinaldi, serta anggota dewan lainnya.

Turut hadir dalam rapat Kepala Disperindag Pekanbaru Yulianis, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Riau Bambang Pratama, serta perwakilan Pertamina. Pemanggilan dilakukan untuk mengetahui penyebab antrean panjang BBM yang sempat membuat masyarakat resah.

“Substansi pemanggilan ini karena kelangkaan BBM yang terjadi sejak 18 April lalu. Hampir semua SPBU mengalami antrean panjang, bahkan sampai berjam-jam,” ujar Zainal pada Kamis 7 Mei 2026.

Hasil rapat mengungkap beberapa faktor pemicu antrean. Salah satunya adalah isu kenaikan harga BBM yang memicu panic buying, serta meningkatnya konsumsi Pertalite akibat peralihan dari Pertamax Turbo. “Ada perpindahan penggunaan BBM dari Pertamax Turbo ke Pertalite, sehingga antrean Pertalite menjadi panjang,” jelas Zainal.

Momentum libur panjang juga menjadi faktor tambahan, karena banyak masyarakat dari luar daerah masuk ke Pekanbaru sehingga konsumsi BBM meningkat. “Selain kekurangan stok, saat libur panjang banyak warga luar kota datang dan konsumsi BBM meningkat,” tambahnya.

Komisi II DPRD Pekanbaru meminta Pertamina segera mengevaluasi distribusi BBM dan menyiapkan langkah antisipasi agar peristiwa serupa tidak terulang. “Kami meminta Pertamina mengkaji kemungkinan yang terjadi dan menyiapkan solusi. Mereka menyampaikan ada penambahan kuota sekitar 20 persen per hari,” tegas Zainal.

Sales Branch Manager Pertamina Sales Area Riau, Hary Prasetyo, menambahkan bahwa antrean panjang dipicu hoaks kenaikan harga BBM subsidi menjelang 1 Mei. Banyak masyarakat tetap antre meski tangki kendaraan masih cukup penuh. Pertamina berjanji akan mengevaluasi distribusi BBM dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, terutama untuk long weekend dan Iduladha mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....