DPRD Riau Dorong Percepatan Hilirisasi Kelapa di Inhil

  • 08 Mei 2026 08:45 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dari dapil Indragiri Hilir (Inhil) Andi Darma Taufik, mendesak pemerintah pusat untuk segera menindaklanjuti program hilirisasi kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Ia menilai kondisi petani kelapa saat ini mulai memprihatinkan karena keterbatasan fasilitas pengolahan di wilayah tersebut.

Saat ini, Inhil yang dikenal sebagai salah satu sentra kelapa terbesar di Indonesia hanya memiliki satu pabrik pengolahan berskala besar, yakni PT Pulau Sambu. Sementara itu, produksi kelapa dari petani terus meningkat setiap hari.

Minimnya kapasitas industri membuat banyak petani harus antre agar hasil panen mereka bisa diterima pabrik. Kondisi ini berimbas pada penurunan harga kelapa di tingkat petani.

“Hari ini harga kelapa masih sekitar Rp3.700 per butir, tetapi jika situasi ini dibiarkan, harga bisa turun lebih tajam karena produksi melimpah sementara fasilitas pengolahan terbatas,” kata Andi, Kamis 7 Mei 2026.

Andi menekankan hilirisasi menjadi langkah strategis untuk menjaga ekonomi petani kelapa di Inhil. Ia menilai daerah penghasil kelapa besar seperti Inhil seharusnya memiliki lebih banyak industri pengolahan agar hasil perkebunan tidak hanya dijual mentah.

Selain membangun pabrik, Andi menyoroti pentingnya perhatian pemerintah dari sektor hulu hingga hilir. Petani harus tetap menjadi fokus utama karena peran mereka sangat menentukan penggerak ekonomi daerah.

“Jangan sampai Inhil hanya menjadi penghasil bahan baku, sementara nilai tambah dinikmati daerah lain. Potensi kelapa di sini sangat besar dan harus dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Percepatan hilirisasi diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya beli masyarakat, dan menjaga stabilitas harga di tengah produksi kelapa yang melimpah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....