Karhutla di Rohil dan Pelalawan Berhasil Dipadamkan
- 07 Mei 2026 09:55 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di dua wilayah Provinsi Riau mulai menunjukkan hasil positif. Titik api yang sebelumnya membakar kawasan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir dan Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan kini berhasil dipadamkan oleh tim satgas gabungan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengatakan kondisi di lapangan saat ini sudah jauh lebih terkendali. Berdasarkan laporan terbaru, api tidak lagi terlihat meluas ke area sekitar.
“Sudah padam, memang dari laporan yang kita terima hingga update kemarin hanya menyisakan asap tipis di beberapa titik bekas kebakaran,” kata Edy, Rabu 6 Mei 2026.
Ia menjelaskan, proses pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel TNI, Polri, BPBD, hingga Manggala Agni. Petugas darat fokus melakukan penyekatan dan penyiraman pada titik-titik api agar tidak menjalar ke kawasan lain, terutama lahan perkebunan milik warga.
Menurut Edy, tantangan terbesar dalam penanganan karhutla kali ini adalah medan menuju lokasi kebakaran yang cukup sulit dijangkau. Di wilayah Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, titik api berada di kawasan terpencil yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara.
Sementara itu, kebakaran di Pulau Mendol, Kecamatan Kuala Kampar, juga menyulitkan petugas karena kondisi lahan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan hingga ke bagian bawah permukaan tanah.
Untuk mempercepat penanganan, Pemerintah Provinsi Riau turut mengerahkan bantuan udara berupa helikopter water bombing. Tiga unit helikopter diterjunkan untuk membantu pemadaman di dua lokasi tersebut.
“Kami memaksimalkan dukungan udara untuk memastikan api benar-benar mati. Di Kuala Kampar, Pelalawan, ada dua unit helikopter water bombing yang dikerahkan secara intensif. Sementara untuk wilayah Panipahan di Rohil, kami terjunkan satu unit helikopter,” katanya.
Meski kondisi api telah berhasil dikendalikan, tim gabungan hingga kini masih bertahan di lokasi untuk melakukan proses pendinginan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa di dalam lapisan gambut yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Selain pendinginan, petugas juga terus melakukan patroli rutin di sekitar area bekas kebakaran untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
BPBD Riau kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca panas dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pesisir Riau dalam beberapa waktu ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....