Wabup Kampar Terima Tim Kemenko Pangan

  • 29 Apr 2026 22:19 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Kampar - Wakil Bupati Kampar, Misharti, menerima kunjungan tim Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia dalam rangka monitoring ketahanan pangan di Kabupaten Kampar. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu 29 April 2026 di ruang rapat Bupati Kampar lantai II.

Hadir dalam pertemuan tersebut Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan, Muhamad Mawardi, beserta jajaran. Turut mendampingi Wakil Bupati, sejumlah pejabat daerah di antaranya Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, Kepala Dinas Perikanan, perwakilan Bulog, serta Kepala Bagian Perekonomian.

Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai isu strategis sektor pangan, seperti program MBG, penguatan Koperasi Merah Putih, serta kondisi ketersediaan dan distribusi pangan di daerah.

Wakil Bupati Misharti menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan.

“Kami terus berupaya memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan distribusinya berjalan lancar hingga ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat. Melalui koordinasi yang baik, program strategis di bidang pangan diharapkan dapat berjalan optimal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, tim Kemenko Pangan juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik SPPG di wilayah Bangkinang dan sekitarnya guna memastikan kesesuaian data dengan kondisi di lapangan.

Sementara itu, Muhamad Mawardi menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan memastikan implementasi kebijakan pangan nasional berjalan efektif di daerah.

“Kami ingin memastikan program pangan nasional dapat terlaksana dengan baik di daerah, khususnya di Kabupaten Kampar,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung program nasional. Menurutnya, Kampar memiliki potensi besar menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan pangan berbasis masyarakat dan teknologi.

Pertemuan ini diharapkan menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat tata niaga dan distribusi pangan, serta meningkatkan peran kelembagaan ekonomi seperti koperasi dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....