Survei Kepuasan Warga Pekanbaru terhadap Wali Kota Capai 77,12 Persen
- 20 Apr 2026 11:45 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan di Pekanbaru tercatat tinggi. Warga menilai kinerja Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar menunjukkan hasil positif.
Data tersebut merujuk pada Survei Kepuasan Warga Pekanbaru Tahun 2026 yang dirilis Lembaga Survey Opini Rakyat. Hasilnya, tingkat kepuasan mencapai 77,12 persen.
Survei dilaksanakan pada 4 hingga 17 April 2026 dengan cakupan seluruh wilayah kota. Sebanyak 21,35 persen responden menyatakan tidak puas, sementara 1,54 persen tidak memberikan jawaban.
Pengumpulan data dilakukan oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau yang bertugas sebagai enumerator lapangan.
Ketua tim survei, Adlin, menjelaskan bahwa penelitian menggunakan metode multi stage random sampling dengan penarikan sampel secara berjenjang.
“Survei ini kami lakukan bersama mahasiswa dengan metodologi yang mengacu pada standar nasional. Margin of error sekitar 4,5 persen,” ujarnya, Sabtu 18 April 2026.
Sebanyak 520 responden dilibatkan dalam survei ini, terdiri dari 260 laki-laki dan 260 perempuan yang memiliki hak pilih. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen.
Adlin menyebut hasil tersebut mencerminkan kondisi umum masyarakat. Ia menilai berbagai program pemerintah daerah mendapat respons positif dari warga.
“Artinya kebijakan yang dijalankan wali kota diapresiasi masyarakat, mulai dari penurunan tarif parkir hingga perbaikan infrastruktur jalan,” jelasnya.
Meski begitu, ia menekankan pentingnya peningkatan kinerja secara berkelanjutan. Pemerintah diminta tetap membuka ruang partisipasi publik.
“Masih ada ruang perbaikan. Pemerintah perlu terus mendengar aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan adanya tren peningkatan kepuasan dibanding awal masa jabatan yang sebelumnya berada di kisaran 67 persen.
“Sekarang sudah naik menjadi 77 persen. Ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang merasa puas,” ungkapnya.
Adlin menegaskan bahwa survei ini dilakukan secara independen dan tidak dibiayai pihak tertentu, sehingga hasilnya bersifat objektif.
“Penelitian ini murni kegiatan akademik dari kampus,” tegasnya.
Di sisi lain, peningkatan kepuasan masyarakat tidak terlepas dari capaian pembangunan, terutama di sektor infrastruktur yang menunjukkan progres signifikan.
Pada awal tahun 2025, pemerintah kota telah melakukan pengaspalan ulang sepanjang 42 kilometer jalan. Saat ini, sebagian besar ruas jalan dalam kondisi lebih baik dan layak dilalui.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....