Parenting RA Khalifa Bahas Empati Anak
- 19 Apr 2026 21:12 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Indragiri Hilir - Mengajarkan empati kepada anak sejak dini dinilai sangat penting sebagai bekal dalam berinteraksi dan bersosialisasi di masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh narasumber, Siti Mariyanti, S.Psi., CSHt, dalam kegiatan parenting yang digelar di RA Khalifa Sungai Salak, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu 18 April 2026.
Kegiatan yang diinisiasi oleh orangtua/wali murid kelas A tersebut mengangkat tema psikologi anak dengan topik “Empati”. Tema ini dinilai relevan, mengingat pola asuh anak saat ini perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman yang berbeda dari generasi sebelumnya.
“Empati sangat penting diajarkan sejak dini, karena menjadi dasar anak dalam berinteraksi dengan orang lain, baik dalam pertemanan maupun kehidupan bermasyarakat,” ujar Siti Mariyanti.
Kepala RA Khalifa, Ustadzah Icha Maisyarah, menjelaskan empati tidak hanya sekadar rasa kasihan, tetapi juga kemampuan memahami perasaan orang lain dan memberikan respons yang tepat.
“Empati bukan hanya tentang merasa kasihan, tetapi bagaimana anak bisa memahami perasaan temannya dan membantu dengan tulus,” jelasnya.
Ia juga menambahkan di era digital saat ini, anak-anak cenderung terpapar gadget dan media sosial yang dapat memengaruhi perkembangan emosional mereka jika tidak diawasi dengan baik.
“Anak-anak sekarang banyak terpapar gadget dan konten singkat, sehingga perlu pendampingan agar tidak tumbuh menjadi pribadi yang apatis,” tambahnya.
Dalam pemaparannya, Siti Mariyanti juga menekankan pentingnya peran orangtua dan guru dalam menunjukkan ekspresi emosi yang jelas kepada anak, agar mereka dapat memahami mana perilaku yang benar dan salah.
“Orangtua dan guru harus tegas dalam menunjukkan emosi, baik senang, sedih, maupun marah, agar anak tidak bingung dalam memahami respon terhadap perilaku mereka,” ungkapnya.
Kegiatan parenting tersebut juga diselingi dengan sesi ice breaking untuk mencairkan suasana, serta dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara orangtua, guru, dan narasumber.
Program parenting ini merupakan agenda rutin RA Khalifa yang dilaksanakan dua kali dalam satu semester. Di akhir kegiatan, narasumber mengapresiasi pelaksanaan acara tersebut dan menilai kegiatan ini inspiratif.
“Kegiatan ini sangat bagus dan inspiratif, bahkan akan kami usulkan sebagai program di tempat terapi kami,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....