Beasiswa Anak Riau 2026 Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda

  • 16 Apr 2026 08:30 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Program Beasiswa Anak Riau 2026 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata dukungan terhadap pembangunan pemuda di Provinsi Riau. Program ini tidak hanya membuka peluang bagi generasi muda untuk berkembang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter pemuda yang tangguh, peduli, dan berdaya saing.

Asisten Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Hendro Wicaksono, menyampaikan program ini merupakan wujud dukungan dari berbagai instansi dan lembaga di Provinsi Riau terhadap pembangunan pemuda. Menurutnya, kolaborasi seperti ini penting karena akan memberikan dampak positif terhadap kemajuan daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas generasi mudanya.

“Ini merupakan salah satu dukungan dari instansi atau lembaga yang ada di Provinsi Riau, yang mana ini merupakan wujud mendukung pembangunan pemuda di Provinsi Riau. Tentunya ini akan berdampak kepada Indeks Pembangunan Pemuda di Provinsi Riau, khususnya,” ujar Hendro pada Rabu 15 April 2026.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan program tersebut. Bagi Hendro, Beasiswa Anak Riau 2026 bukan hanya sekadar program bantuan, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter pemuda Riau agar menjadi pribadi yang patriotik, gigih, dan memiliki empati sosial.

“Saya mengapresiasi semua yang mendukung acara ini karena ini juga salah satu dalam rangka membentuk atau membangun karakter pemuda, khususnya di Provinsi Riau, yang patriotik, gigih, dan empati,” tambahnya.

Sementara itu, Founder Yayasan Seribu Satu Cita, Harezia Rayhan Fadhli, menjelaskan bahwa proses seleksi Beasiswa Anak Riau 2026 berlangsung sangat ketat. Dari 450 pendaftar, hanya 20 orang yang berhasil lolos. Hal ini menunjukkan tingginya minat pemuda Riau untuk mengikuti program tersebut, sekaligus menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara serius dan mendalam.

“Kita hanya ambil 20 dari 450, jadi cukup ketat persaingannya,” kata Harezia.

Ia menegaskan bahwa proses seleksi tidak semata-mata didasarkan pada nilai akademik atau banyaknya sertifikat yang dimiliki peserta. Seleksi justru lebih menekankan pada kualitas pengembangan diri, gagasan, serta kemampuan peserta dalam menunjukkan potensi dan komitmen mereka.

“Seleksinya tidak berbasiskan nilai, sertifikat, tapi pengayaan diri, dan juga ada video campaign dan juga in-depth interview,” jelasnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Beasiswa Anak Riau 2026 tidak hanya mencari peserta yang unggul secara administratif, tetapi juga mereka yang memiliki visi, daya juang, dan kesiapan untuk berkembang. Dengan demikian, program ini hadir sebagai wadah pembinaan generasi muda yang lebih menekankan pada kualitas karakter dan kapasitas personal.

Melalui program ini, diharapkan lahir pemuda-pemuda Riau yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah. Beasiswa Anak Riau 2026 pun menjadi bukti bahwa investasi pada pemuda bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga soal membangun masa depan daerah melalui generasi yang kuat secara karakter dan kemampuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....