Riau Miliki Potensi Besar Integrasi Sawit dan Peternakan
- 08 Apr 2026 16:30 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menilai daerahnya memiliki peluang besar dalam pengembangan sektor perkebunan dan peternakan yang terintegrasi sebagai penopang ekonomi masa depan.
Ia mengungkapkan, dari total luas perkebunan kelapa sawit nasional yang mencapai lebih dari 16 juta hektare, sekitar 3,49 juta hektare atau 20,75 persen berada di Riau. Kondisi tersebut menempatkan Riau sebagai wilayah strategis dalam pengembangan komoditas sawit sekaligus sektor turunannya.
Menurutnya, potensi tersebut harus dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam menghadapi pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi.
“Laju pertumbuhan penduduk mencapai 3,79 persen per tahun, sementara pertumbuhan populasi ternak sapi potong hanya sekitar 0,22 persen. Ini menunjukkan adanya kesenjangan yang perlu segera diantisipasi,” ujarnya Selasa 7 April 2026.
Syahrial menjelaskan, peningkatan jumlah penduduk secara otomatis akan mendorong naiknya kebutuhan konsumsi, termasuk produk peternakan seperti daging sapi.
“Peningkatan konsumsi ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan sektor peternakan,” ungkapnya.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ia menekankan pentingnya peningkatan produksi dan produktivitas ternak melalui pendekatan yang lebih inovatif dan efisien.
Salah satu solusi yang dinilai tepat adalah penerapan Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (SISKA), yang menggabungkan aktivitas perkebunan dengan peternakan dalam satu kawasan.
“Integrasi ini memungkinkan pemanfaatan lahan secara optimal, sekaligus menciptakan sinergi antara subsektor perkebunan dan peternakan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai pendekatan tersebut tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Model ini berpotensi menambah sumber pendapatan, mendorong diversifikasi ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....