DPRD Riau Soroti Krisis Ketersediaan ICU, Muhtarom Minta Penambahan Kapasitas

  • 07 Apr 2026 16:55 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Anggota DPRD Provinsi Riau, Muhtarom, menyoroti krisis ketersediaan ruang Intensive Care Unit (ICU) di sejumlah rumah sakit di Riau, baik rumah sakit umum daerah (RSUD) maupun swasta. Ia mengungkapkan hampir setiap hari pasien yang membutuhkan perawatan intensif tidak dapat dirujuk karena ruang ICU dalam kondisi penuh.

“Hari ini saja, pasien yang mau dirujuk ke ruang ICU rata-rata penuh. Ini terjadi berulang, bukan cuma sekali lalu besok ada tempat. Kebanyakan ketika daerah mau merujuk, ICU penuh,” ujar Muhtarom, Selasa 7 April 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut sudah menjadi masalah rutin yang terus berulang di berbagai rumah sakit di Riau. Muhtarom, yang merupakan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menilai situasi ini mencerminkan adanya ketimpangan antara jumlah pasien dengan kondisi kritis dan kapasitas ruang ICU yang tersedia. Ia mengingatkan keterbatasan fasilitas ICU bisa berdampak fatal bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.

“Penuh itu apakah karena kapasitasnya memang terbatas, atau karena memang banyak pasien sakit. Pada kenyataannya, saya pikir masyarakat kita saat ini sangat membutuhkan ruang ICU, tapi ruang ICU yang ada sangat terbatas,” tegas Muhtarom.

Muhtarom menekankan bahwa persoalan ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik pemerintah daerah maupun pengelola rumah sakit. Ia meminta agar segera dilakukan perencanaan untuk menambah kapasitas ruang ICU, baik di RSUD maupun rumah sakit swasta, guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan intensif di masyarakat.

“Kebutuhan ruang ICU saat ini, baik negeri maupun swasta, setiap hari penuh. Ini jadi perhatian kita bersama. DPRD meminta pemerintah dan rumah sakit umum untuk merencanakan penambahan ruang ICU. Jangan sampai masyarakat kita yang membutuhkan layanan intensif justru tidak tertolong karena keterbatasan fasilitas,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....