Tiga Helikopter Padamkan Karhutla di Sejumlah Wilayah Riau

  • 02 Apr 2026 14:50 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat melalui operasi terpadu darat dan udara. Sebanyak tiga unit helikopter serta satu pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dikerahkan untuk memadamkan api di sejumlah wilayah rawan.

Daerah yang menjadi fokus penanganan meliputi Kabupaten Pelalawan, Kota Dumai, Indragiri Hilir (Inhil), Indragiri Hulu (Inhu), serta Kabupaten Bengkalis. Dari laporan terbaru, kebakaran di Pelalawan, Dumai, Inhu, dan Inhil telah berhasil dipadamkan.

Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau melalui Kabid Kedaruratan, Jim Gafur, mengatakan penanganan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan api tidak meluas ke wilayah lain.

“Penanganan dilakukan secara terpadu, baik melalui jalur darat maupun udara, agar kebakaran dapat segera dikendalikan,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.

Dalam operasi tersebut, dua helikopter patroli dikerahkan masing-masing dari BNPB dan Kementerian Kehutanan. BNPB mencatat 21 sortie penerbangan, sementara Kementerian Kehutanan melakukan 9 sortie untuk pemantauan dan penanganan titik api.

Selain itu, satu helikopter water bombing milik BNPB turut beroperasi dengan 13 sortie, melakukan 710 kali pengeboman air. Total air yang digunakan mencapai sekitar 3,19 juta liter untuk menjinakkan api di area sulit dijangkau.

Di sisi lain, operasi modifikasi cuaca juga dilakukan untuk mendukung pemadaman. Pesawat OMC milik BNPB telah menjalankan 9 sortie dengan menyemai sekitar 9.000 kilogram garam (NaCl) ke awan berpotensi hujan.

“Tim terus berupaya maksimal, termasuk melakukan penyemaian garam untuk memicu hujan buatan di wilayah terdampak,” kata Jim.

Berdasarkan data BPBD, total luas lahan yang berhasil dipadamkan selama periode 1 Januari hingga 31 Maret 2026 mencapai 3.022,88 hektare. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu menekan potensi karhutla di Riau, terutama memasuki musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....