Pemprov Riau Perkuat Penanganan Karhutla, OMC Disiapkan Antisipasi Perluasan Api
- 15 Sep 2026 16:53 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Satuan Tugas (Satgas) Karhutla terus melakukan upaya penanganan sesuai arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI DjamarI Chaniago.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M. Edy Afrizal, mengatakan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Satgas, TNI/Polri, serta berbagai pihak terkait.
"Untuk penanganan karhutla, pemerintah provinsi bersama tim Satgas, TNI/Polri dan stakeholder lainnya terus melakukan pemadaman, pendinginan serta pengawasan di wilayah yang terdapat titik api, titik panas maupun daerah yang rawan terbakar," ujar Edy, Selasa 15 September 2026.
Menurutnya, penanganan dilakukan melalui jalur darat maupun udara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api dapat dikendalikan dan mencegah munculnya titik api baru.
Selain pemadaman, Pemprov Riau juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan. Upaya ini ditujukan untuk mencegah karhutla meluas, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut.
Sementara itu, Forecaster BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, menyebutkan potensi hujan cukup intens diprediksi terjadi di sejumlah wilayah Riau pada 17 hingga 19 September 2026.
"Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan OMC dengan melakukan penyemaian garam," kata Yasir.
Pemerintah Provinsi Riau terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, dalam penanganan karhutla. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan kebakaran sekaligus mencegah terjadinya bencana kabut asap yang lebih luas di Riau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....