Gepeng Membeludak di Pekanbaru, DPRD Curiga Ada Jaringan Terorganisir
- 01 Apr 2026 08:28 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN, Nofrizal, kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng) di sejumlah persimpangan lampu lalu lintas pasca perayaan Idulfitri. Fenomena ini dinilai semakin terlihat dan menjadi perhatian publik.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan lagi sekadar persoalan sosial biasa, melainkan sudah masuk kategori masalah yang membutuhkan penanganan serius dan terkoordinasi dari pemerintah daerah. Ia menilai perlu adanya langkah konkret agar situasi tidak terus berulang.
“Sebagian dari mereka mencoba mencari peruntungan tanpa memiliki keahlian yang jelas, bahkan identitasnya pun tidak diketahui. Ini tentu menjadi perhatian serius dan merupakan tanggung jawab pemerintah kota melalui dinas terkait,” ujar Nofrizal pada 31 Maret 2026.
Ia menegaskan bahwa keberadaan gepeng di ruang publik, terutama di titik-titik padat lalu lintas, tidak boleh dibiarkan begitu saja. Selain mengganggu ketertiban, kondisi tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Lebih lanjut, Nofrizal mengungkap adanya dugaan praktik terorganisir di balik maraknya gepeng di Pekanbaru. Isu mengenai adanya pihak yang mengoordinir aktivitas tersebut disebut bukan hal baru di tengah masyarakat.
“Sudah menjadi rahasia umum, ada indikasi mereka ini dikoordinir. Bahkan disebut-sebut ada rumah penampungan. Hal seperti ini seharusnya tidak dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.
Untuk itu, ia mendorong agar penanganan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah kota, tetapi juga melibatkan pemerintah Provinsi Riau. “Tidak cukup hanya Dinas Sosial kota saja. Semua sektor harus terlibat, termasuk pemerintah provinsi, agar persoalan ini bisa ditangani secara menyeluruh,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....