OMC Tahap Kedua Digelar, BNPB Fokus Basahi Pesisir Timur Riau

  • 31 Mar 2026 12:18 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai mengintai seiring masuknya musim kemarau.

Kegiatan OMC tahap kedua ini difokuskan pada wilayah pesisir timur Riau yang dinilai rawan terjadi kebakaran, meliputi Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, serta Kota Dumai.

Kepala BPBD dan Damkar Riau, M Edy Afrizal, menyampaikan bahwa operasi ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan pada Februari 2026 lalu.

“Iya, OMC kembali dilaksanakan di Riau, dan kali ini difokuskan di wilayah pesisir timur yang rawan karhutla,” ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.

Ia menjelaskan, hingga saat ini total garam yang telah disemai ke awan mencapai 4 ton, dengan setiap sortie atau penerbangan membawa sekitar 1 ton bahan semai.

“Satu kali kegiatan OMC itu ada sebanyak 1 ton garam yang disemai di langit Riau. Sampai sekarang sudah 4 ton yang digunakan,” katanya.

Selain dukungan pesawat untuk penyemaian garam, penanganan karhutla juga diperkuat dengan satu unit helikopter water bombing yang telah disiagakan di wilayah Riau.

Namun demikian, pihak BPBD Riau masih mengupayakan penambahan armada udara guna mengantisipasi meluasnya area terdampak kebakaran.

“Kami sudah mengajukan tambahan helikopter water bombing. Saat ini masih dalam proses karena perizinannya cukup panjang,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan OMC ini, diharapkan potensi hujan dapat meningkat sehingga kelembapan lahan tetap terjaga dan risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan secara maksimal di wilayah Riau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....