Pemprov Riau Siapkan WFH ASN Tekan Energi

  • 30 Mar 2026 13:15 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau tengah mematangkan rencana penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai langkah efisiensi energi, sambil menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya daerah dalam mendukung penghematan penggunaan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) di tengah kondisi ekonomi global yang tidak stabil.

“Kita akan menerapkan WFH untuk ASN sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi energi,” ujarnya, Senin 30 Maret 2026.

Ia menjelaskan, rencana penerapan WFH dijadwalkan mulai April 2026. Kebijakan ini dinilai penting mengingat kenaikan harga minyak dunia yang saat ini telah melampaui angka 100 dolar AS per barel, dari sebelumnya sekitar 70 dolar AS.

“Kondisi global memaksa kita untuk lebih waspada. Kita harus mulai melakukan penghematan di berbagai sektor,” katanya.

Dalam skema yang disiapkan, penggunaan kendaraan dinas akan dibatasi selama penerapan WFH. Seluruh kendaraan operasional milik Pemprov Riau diwajibkan untuk tidak digunakan dan disiagakan di rumah masing-masing penanggung jawab, khususnya pada akhir pekan.

“Untuk sementara, Jumat hingga Minggu kendaraan dinas tidak boleh dipakai. Harus tetap standby,” ungkapnya.

Selain itu, penghematan listrik juga menjadi perhatian utama. SF Hariyanto menginstruksikan agar penggunaan pendingin ruangan (AC) dan lampu di kantor organisasi perangkat daerah (OPD) diminimalkan, terutama saat akhir pekan.

“Jumat sampai Minggu, listrik dan AC dimatikan. Senin hingga Kamis, pagi hari cukup buka jendela, tidak perlu langsung menyalakan AC,” katanya.

Meski bekerja dari rumah, ia menegaskan bahwa kinerja ASN tidak boleh menurun. Sistem kerja akan dialihkan secara daring, termasuk pelaksanaan rapat dan koordinasi melalui platform virtual.

“Pelayanan publik harus tetap berjalan. ASN tetap bekerja, hanya saja dilakukan secara online,” ujarnya.

Untuk memastikan efektivitas kebijakan tersebut, Pemprov Riau juga meminta seluruh OPD melakukan evaluasi berkala terkait penggunaan energi sebelum dan sesudah penerapan WFH.

“Kita ingin lihat apakah ada pengurangan signifikan. Kalau efektif, tentu akan kita lanjutkan dan sempurnakan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....