Pemko Pekanbaru Kembangkan Tukar Sampah Berbasis Digital

  • 24 Mar 2026 11:40 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru terus mengembangkan inovasi pengelolaan sampah berbasis digital melalui program waste station Rekosistem. Setelah resmi melakukan soft opening di Ruang Terbuka Hijau Tunjuk Ajar Integritas beberapa waktu lalu, program ini kini diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa pihaknya tengah merancang kerja sama dengan perusahaan ritel modern agar masyarakat dapat menggunakan hasil penukaran sampah untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Kami ingin hasil dari pengelolaan sampah ini benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya dengan bisa digunakan untuk berbelanja,” ujarnya, Selasa 24 Maret 2026.

Sebagai bagian dari upaya mendorong pemilahan sampah dari rumah, Pemko Pekanbaru telah menghadirkan waste station Rekosistem di 10 titik yang tersebar di kota. Masyarakat dapat menukarkan sampah yang telah dipilah, kemudian nilainya akan dikonversi menjadi saldo digital melalui dompet elektronik.

Agung menjelaskan, saldo tersebut masuk ke dalam sistem e-wallet seperti GoPay yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk bertransaksi di berbagai toko ritel modern, seperti Indomaret dan Alfamart. Dengan skema ini, masyarakat tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memperoleh keuntungan ekonomi secara langsung.

Selain itu, Pemerintah Kota Pekanbaru juga berencana menjalin kerja sama dengan toko ritel perlengkapan rumah tangga, yakni AZKO. Saat ini, pemerintah masih mempelajari aspek regulasi dan mekanisme kerja sama agar program tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Agung, inovasi ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan sistem ekonomi masyarakat. Ia berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sekaligus menciptakan nilai tambah dari limbah rumah tangga.

“Harapan kami, program ini bisa berjalan optimal dan menjadi solusi berkelanjutan, baik dalam mengatasi persoalan sampah maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....