DPRD Riau Soroti Keterlambatan Pembayaran Honor Tenaga Ahli di DPRD Riau

  • 11 Mar 2026 08:31 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Gerindra, Ginda Burnama, menyuarakan keprihatinannya terkait masalah pembayaran honorarium untuk para tenaga ahli di DPRD Riau. Menurutnya, hingga saat ini, tenaga ahli yang bekerja sejak Januari hingga Maret 2026 belum menerima pembayaran dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau.

Ginda Burnama mengungkapkan, masalah ini perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

“Kami sangat berharap Pak Sekda memberikan perhatian lebih terhadap masalah pembayaran ini, karena ini menyangkut kesejahteraan para tenaga ahli yang selama ini bekerja keras, dan juga untuk keluarga mereka,” ujar Ginda, Selasa 9 Maret 2026.

Selain itu, ia juga meminta agar Sekda melakukan koordinasi dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di sekitar Dewan, dan memberikan pembinaan atau bimbingan jika diperlukan. Hal ini dianggap penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, terutama bagi para pegawai yang sangat bergantung pada pendapatan dari pekerjaan mereka.

“Apakah perlu Pak Sekda melakukan pembinaan atau bimbingan kepada kepala OPD terkait, karena ini adalah hal yang sangat penting untuk kelangsungan hidup mereka,” tambah Ginda.

Ia juga menegaskan masalah ini berlaku tidak hanya untuk pegawai di DPRD, tetapi juga di OPD lainnya yang mengalami permasalahan serupa.

Kasus keterlambatan pembayaran honorarium ini menjadi perhatian serius bagi DPRD Provinsi Riau, dan diharapkan segera ada langkah konkrit untuk memastikan hak-hak para pegawai yang sudah bekerja keras dapat terpenuhi tanpa penundaan lebih lanjut.

Ginda juga berharap ada komunikasi yang lebih baik antara pemerintah provinsi dengan para tenaga ahli dan pegawai, agar masalah serupa tidak terus berlanjut di masa depan.

Dengan adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah, Ginda berharap para pegawai dan tenaga ahli dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih maksimal tanpa harus terbebani dengan masalah keuangan yang tidak menentu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....