Pemko Pekanbaru Resmikan Program KEMAS

  • 02 Mar 2026 22:15 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekambaru - Pemerintah Kota Pekanbaru meresmikan Kawasan Kelompok Masyarakat Sadar Sampah (KEMAS) di RW 001 Kelurahan Labuh Baru Timur, Senin 2 Maret 2026. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

Lurah Labuh Baru Timur, Wahyu Noviandri, mengatakan kawasan KEMAS merupakan inisiatif warga yang ingin memastikan sampah organik dan non-organik tidak seluruhnya berakhir di TPA.

“Tujuan kami jelas, sampah dipilah dari rumah. Yang sampai ke TPA itu hanya residu saja, sehingga volume sampah bisa ditekan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah program telah berjalan di kawasan tersebut, di antaranya pemilahan sampah rumah tangga, pembuatan eco brick oleh ibu-ibu setempat, budidaya maggot untuk mengurai sampah organik, serta produksi eco enzim yang menjadi produk unggulan. Selain itu, warga juga mengembangkan pembuatan sabun ramah lingkungan dan memanfaatkan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.

Menurut Wahyu, KEMAS dibangun di atas tiga pilar utama, yakni kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kalau tiga pilar ini berjalan, maka menjaga bumi bisa dimulai dari hal sederhana, yaitu memilah sampah dari rumah,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menyebut pihaknya akan memberikan pendampingan serta dukungan sarana, baik melalui anggaran pemerintah kota maupun kolaborasi CSR.

“Kami berharap model seperti ini bisa ditiru wilayah lain di Pekanbaru,” katanya.

Peresmian kawasan KEMAS dilakukan langsung oleh Wali Kota Agung Nugroho. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga dan berharap program ini menjadi contoh gerakan nyata pengelolaan sampah dari tingkat lingkungan.

“Ini bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari masyarakat. Pemerintah tentu mendukung penuh agar gerakan ini berkelanjutan dan memberi dampak luas,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....