Perayaan Imlek dalam Suasana Hikmat dan Penuh Kerukunan
- 22 Feb 2026 19:36 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Suasana perayaan Imlek di Pekanbaru, Minggu 22 Februari 2026 berlangsung dalam kebersamaan dan semangat toleransi, penuh dengan kerukunan. Perayaan Imlek Bersama 2577 Kongzili / 2026 yang digelar di Hotel Furaya Pekanbaru, berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan ramadan.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam sambutannya menyampaikan perayaan Imlek merupakan bagian dari kekayaan budaya yang turut memperkuat persatuan masyarakat di Provinsi Riau. Ia menilai momentum ini menjadi kesempatan untuk terus menjaga semangat toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus hadir untuk mendukung kegiatan masyarakat yang mempererat persaudaraan antarumat.
“Kami berharap perayaan ini semakin memperkokoh rasa saling menghargai serta menjaga situasi daerah yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan serta menjaga nilai gotong royong.
“Dengan kebersamaan, kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, menyampaikan kegaitan ini perlu didukung dan dilestarikan.
"Budaya ini adalah nilai histori dan kegiatan bersama, kita jaga sampai terus menerus berlangsung," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Perayaan Imlek, Djohan Oei, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai perayaan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.
“Perayaan Imlek Bersama ini kami harapkan dapat menjadi wadah memperkuat persaudaraan serta menjaga nilai toleransi di Provinsi Riau. Kami juga berterima kasih atas kehadiran pemerintah dan seluruh tamu undangan yang telah bersama-sama merayakan momen penuh kebahagiaan ini," tuturnya.
Dikatakan, perayaan Imlek adalah perayaan tahun baru dalam kalender lunar, yang menandai dimulainya musim semi dan pergantian tahun, biasanya berlangsung selama 15 hari hingga cap go meh. Perayaan imlek merupakan momen penting bagi masyarakat tionghoa untuk reuni keluarga, mengucap syukur, menghormati leluhur, serta berbagi angpao merah sebagai simbol harapan dan keberkahan.
Perayaan ini bukan hanya sekedar pergantian tahun, melainkan perayaan kebudayaan, toleransi, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Tahun 2026 menurut kalender tionghoa dikenal sebagai tahun Kuda Api, yang dimulai pada 17 Februari 2026.
"Tahun kuda api 2026 mempunyai beberapa makna utama diantaranya intensitas energi ganda yaitu elemen dasar shio kuda dan elemen unsur api, kombinasi ini menciptakan vitalitas yang luar biasa. Tahun kuda api ini akan terasa sangat dinamis, penuh semangat, namun juga cenderung panas secara emosional.
Kombinasi kuda dan api sebagai simbol kemandirian, kebebasan, kecepatan dan ambisi menjadikan tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk mengejar dan meraih ambisi besar dan berani keluar dari zona nyaman," jelasnya.
Perayaan Imlek bersama tahun ini terasa lebih spesial karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, karena semangat toleransi dan saling menghormati, saling menghargai lebih terasa karena bisa dirayakan dan dilaksanakan secara bersamaan dengan penuh toleran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....