Wamen Dikdasmen Apresiasi Pendidikan Multikultural Dumai

  • 06 Jun 2026 09:34 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Dumai - Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Sekolah Maitreyawira, Kota Dumai, Provinsi Riau, saat menerima kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, bersama Wali Kota Dumai, Paisal, pada kegiatan pentas seni sekolah, Jumat 5 Juni 2026.

Di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik, Wamendikdasmen memberikan motivasi kepada para peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa sekaligus memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Ia menilai praktik pendidikan multikultural yang diterapkan Sekolah Maitreyawira merupakan modal penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Kita hidup di tengah masyarakat yang beragam. Semakin dini murid dikenalkan pada keragaman bahasa dan budaya, maka semakin kuat kemampuan mereka untuk menghargai perbedaan dan hidup berdampingan secara harmonis,” ujar Fajar Riza Ul Haq.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar juga menjelaskan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia. Ia menegaskan pentingnya penerapan konsep Trigatra Bangun Bahasa, yakni mengutamakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, melestarikan bahasa daerah sebagai warisan budaya bangsa, serta menguasai bahasa asing sebagai sarana komunikasi global.

“Jangan sampai kita kehilangan jati diri karena terlalu berorientasi pada bahasa asing. Sebaliknya, kita juga tidak boleh menutup diri dari perkembangan dunia global. Karena itu, Trigatra Bangun Bahasa menjadi panduan untuk menjaga keseimbangan tersebut,” katanya.

Fajar menambahkan, berbagai indikator pendidikan di Kota Dumai menunjukkan perkembangan yang positif. Hal itu terlihat dari rata-rata lama sekolah masyarakat yang telah melampaui standar minimum nasional serta angka harapan lama sekolah yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Sementara itu, Wali Kota Dumai, Paisal, mengapresiasi kunjungan Wamendikdasmen ke Kota Dumai. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia.

“Kehadiran Bapak Wakil Menteri merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di Dumai. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” ujar Paisal.

Ia mengatakan Kota Dumai merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama yang hidup harmonis di tengah masyarakat. Kondisi tersebut juga tercermin dalam dunia pendidikan, di mana sekolah negeri maupun swasta berkembang bersama dan melayani peserta didik dari berbagai latar belakang.

“Berkembangnya sekolah-sekolah swasta menunjukkan masyarakat kini memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka. Ini menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan di Dumai terus meningkat,” jelasnya.

Di bidang pendidikan karakter, Pemerintah Kota Dumai juga terus menjalankan Program Hikmat Pendidikan yang menempatkan pembentukan adab dan akhlak sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran. Program tersebut diterapkan di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta.

“Kami ingin anak-anak Dumai tumbuh menjadi generasi yang beradab, berakhlak mulia, dan memiliki kompetensi yang unggul. Dengan karakter yang baik, mereka akan mampu menjadi dokter, guru, polisi, maupun profesi lainnya yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” pungkas Paisal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....