Diskes Riau siaga dampak asap Karhutla

  • 18 Feb 2026 14:42 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pasca penetapan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tingkat Provinsi Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Riau langsung mengintensifkan langkah kesiapsiagaan. Upaya ini difokuskan pada penguatan layanan kesehatan serta perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, menyampaikan pihaknya telah mengirimkan surat kepada seluruh Dinas Kesehatan kabupaten dan kota untuk melakukan konsolidasi cepat. Ia memastikan tim krisis daerah segera diaktifkan, termasuk mengerahkan Emergency Medical Team (EMT) apabila terjadi peningkatan kasus gangguan kesehatan akibat asap.

“Kami tidak ingin terlambat dalam merespons. Begitu status siaga ditetapkan, seluruh jajaran kesehatan harus siap bergerak, baik dari sisi SDM maupun logistik,” kata Zulkifli, Selasa 17 februari 2026.

Menurutnya, pemantauan terus dilakukan terhadap wilayah yang mulai terpapar asap. Ketersediaan logistik seperti Alat Pelindung Diri (APD), masker medis, hingga oksigen konsentrat menjadi prioritas utama agar distribusi dapat dilakukan cepat saat kualitas udara memburuk.

“Stok masker, APD, dan oksigen harus aman di setiap daerah. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan perlindungan saat kondisi udara menurun drastis,” ungkapnya.

Selain penguatan fasilitas kesehatan, Diskes Riau juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi aktivitas luar ruangan. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma dan penyakit paru kronis diminta lebih waspada terhadap paparan asap.

Zulkifli menyarankan penggunaan masker berstandar medis atau tipe N95 bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah. Ia juga mengingatkan agar masyarakat menutup pintu dan jendela saat kabut asap mulai masuk ke permukiman serta menjaga sirkulasi udara dalam ruangan tetap terkendali.

“Jika muncul gejala seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, iritasi mata, sakit tenggorokan, atau pusing, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Di sektor pendidikan dan perkantoran, instansi terkait diminta menyesuaikan kegiatan luar ruangan berdasarkan indeks kualitas udara terkini. Diskes Riau menegaskan penanganan Karhutla bukan hanya soal pemadaman api, tetapi juga perlindungan kesehatan masyarakat secara menyeluruh selama masa siaga darurat berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....