Lelang Peduli KPKNL Pekanbaru Berlangsung Antusias

  • 05 Feb 2026 14:12 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Saat melaksanakan Sosialisasi dan Apresiasi Kekayaan Negara atas kinerja mitra Tahun 2025, yang dilaksanakan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru, Kamis (5/2/2026) di Ballroom Menara Dang Merdu Lantai 4 PT. Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru dirangkaian dengan kegiatan Lelang Peduli. Pelaksanaannya berlangsung semarak dan meriah serta antusias dari para undangan yang menghadiri.

Barang yang dilelang merupakan produk UMKM disabilitas, sehingga semua hasil lelang dikembalikan kepada pelaku UMKM. Saat lelang berhasil dilelang sebanyak lima produk UMKM disabilitas dengan hasil lelang yang signifikan.

Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pekanbaru, Maulina Fahmilita menjelaskan bahwa lelang pedului yang dilaksanakan merupakan simulasi karena selama ini sering dilaksanakan lelang konvensional.

"Tadi itu adalah simulasi lelang karena kita melaksanakan lelang secara konvensional dan karena kami masih terus berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM.

"Kita mengambil produk-produk UMKM untuk kita masukkan di lelang. Harapan kita dengan lelang konvensional yang memang terjadi penawaran naik-naik secara spontan itu akan memberikan nilai lebih kepada teman-teman pelaku UMKM. Jadi barang mereka yang biasanya mereka jual Rp 100 ribu, tadi kan dilihat ya terjadi kenaikan yang signifikan, moga-moga itu bisa menjadi penyemangat bagi seluruh pelaku UMKM," tambahnya.

Diakui, barang yang dilelang sudah dikurasi dan merupakan produksi UMKM kelompok rentan dan disabilitas.

"Kebetulan juga produk-produk yang dikurasi oleh tim UMKM itu adalah produk-produk dari teman-teman UMKM. Penyandang disabilitas ataupun para kelompok rentan. UMKM binaan KPKNL hanya memang kita khususkan bagi mereka-mereka yang memang perlu perhatian ya, jadi mereka-mereka yang masuk di kelompok rentan dan disabilitas," urianya.

Sebelumnya, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau (RSK), Wahyu Prihantoro mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan apresiasi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan.

"Prinsipnya ini adalah kegiatan rutin tetapi bukan hanya sebuah seremonial tapi memang memberikan sebuah prestasi atas jerih payah atau kontribusi dari kementerian lembaga dalam rangka mengelola aset negara itu sendiri," urainya. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....